Pontianak, bimasislam --- Antusiasme masyarakat Kalimantan Barat (Kalbar) terhadap Seleksi Tilawatil Quran dan Musabaqah Al-Hadis (STQH) Nasional XXV sangat besar. Pasca dibuka secara resmi oleh Menteri Agama pada Sabtu (29/6) malam arena Musabaqah yang tersebar di lima lokasi ramai dihadiri warga.
Pada hari pertama perlombaan, masyarakar tampak tumpah ruah di Majelis Cabang Tilawah Golongan Dewasa.
Lokasi mimbar tilawah yang berada tepat di atas sungai Kapuas tampaknya menjadi magnet tersendiri bagi warga untuk hadir menyaksikan para Qari Qariah melantunkan suara emasnya.
Pada malam pertama, cabang tilawah dewasa yang berlokasi di Taman Alun Kapuas ini menampilkan delapan qari dan delapan qariah.
Kepada bimasislam, Sekretaris Dewan Hakim, M. Ramli Massenge, mengungkapkan, babak penyisihan Cabang Tilawah Dewasa akan dilakukan selama empat malam. "Babak penyisihan dari hari minggu hingga hari rabu. Sementara babak final dilaksanakan malam Jumat, 4 Juli 2019," ungkap Masengge.
Untuk diketahui, selain majelis Golongan Tilawah Dewasa, 4 cabang lain adalah Cabang Musabaqah Al-Hadis Golongan 100 Hadis dengan sanad dan Golongan 500 Hadis tanpa sanad dipusatkan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Cabang 30 Juz dan Tafsir Bahasa Arab dipusatkan di Universitas Tanjung Pura, Cabang 10 dan 20 Juz dipusatkan di Masjid Raya Al Mujahidin. Sementara Cabang 1 dan 5 Juz Tilawah dipusatkan di area Tugu Katulistiwa, Pontianak.
Penulis: syamsuddin
Editor: syamsuddin
Foto: bimasislam
Ribuan Masyarakat Kalbar Khusyuk Saksikan Majelis Tilawah Dewasa
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSambut Hari Toleransi Internasional, Ada Nikah Akbar hingga Masjid Ramah Pemudik Nataru
Mengusung tema “Merawat Toleransi, Menguatkan Negeri”, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kerukunan umat beragama melalui dialog lintas iman, pemberdayaan masyarakat, penguatan keluarga, hingga layanan keagamaan yang inklusif.
Kemenag Dorong Beasiswa Zakat Terintegrasi di SatuBeasiswa, Cegah Pendanaan Ganda
Kemenag dan Kemdiktisaintek Perluas Akses Kuliah melalui SatuBeasiswa
Kemenag Kaji Pencegahan Penyebaran Budaya LGBTQ, Komisi VIII: Ayo Bangun Gelombang Penyadaran
Kemenag Kaji Pencegahan Penyebaran Budaya LGBTQ, Komisi VIII: Ayo Bangun Gelombang Penyadaran
Wamenag Bahas Insersi Kurikulum dan Naskah Akademik RUU Terkait Penyebaran Budaya LGBT
Wamenag Bahas Insersi Kurikulum dan Naskah Akademik RUU Terkait Penyebaran Budaya LGBT






