Mempawah, bimasislam --- Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) merupakan wahana yang diharapkan dapat memberi pengaruh positif terhadap kesatuan dan persatuan bangsa, termasuk sebagai ajang edukasi bagi generasi muda agar jiwa dan prilakunya dekat dengan agama.
Demikian disampaikan Dirjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin, saat menyampaikan sambutan selaku Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Nasional pada Pembukaan MTQ XXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Barat, di Mempawah, Kalimantan Barat, Ahad (1/7/2018).
Dikatakan Dirjen, makna dari kegiatan MTQ adalah untuk memperkuat syiar Islam dan menanamkan pengetahuan agama kepada masyarakat. “Kitab suci Alqur’an tidak hanya berisi prinsip-prinsip keimanan, tetapi juga sumber nilai-nilai universal, ilmu pengetahuan, hingga hikayat kehidupan, yang dikemas dengan bahasa yang indah, penuh dengan filosofi, keteladanan, serta pesan moral yang luhur dan agung,” kata Dirjen.
Dirjen menjelaskan, pemahaman yang lengkap dan utuh terhadap arti dan makna Alquran akan membimbing manusia pada sikap positif yang yang mencintai sesama, membangun kehidupan yang rukun dan damai, serta menjauhi segala bentuk permusuhan dan ketidakadilan.
“Alqur’an telah memberi tuntunan kepada umat manusia untuk membangun kehidupan yang harmonis, menjaga toleransi, dan hidup dalam kedamaian. Alqur’an mengajarkan kita untuk saling mengenal, saling mengasihi, saling memberi maaf, dan tidak saling membenci. Alqur’an mengajak manusia untuk bekerjasama dalam kebaikan dan ketakwaan, bukan dalam kejahatan dan permusuhan,” katanya.
Pembukaan MTQ XXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Barat berlangsung meriah. Ribuan warga Mempawah dan sekitarnya tumpah ruah memenuhi Stadion GOR Opu Daeng Manambon sejak sore hari. Pagelaran itu dibuka dengan penampilan ratusan penari kolosal yang bercerita mengenai asal-usul kabupaten Mempawah.
Sebanyak 70 dewan hakim dan 8 orang pengawas telah dilantik pada gelaran yang diikuti lebih dari 800 peserta se-Kalimantan Barat itu.
Acara yang dibuka secara resmi oleh Pejabat Gubernur Kalimantan Barat Doddy Riyadmadji ini mengambil tema “Mewujudkan Kedamaian dan Harmonisasi Masyarakat Kalimantan Barat”. Selain Pejabat Gubernur, tampak hadir pula Bupati Mempawah Ria Norsan, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kalbar Ridwansyah, anggota DPD RI utusan Kalimantan Barat, para walikota dan bupati se-Provinsi Kalimantan Barat, para ulama, serta jajaran pejabat provinsi dan kanwil Kementerian Agama setempat.
Penulis: Sigit
Editor: Sigit
Foto: Bimasislam
Sambut MTQ Provinsi Kalbar, Dirjen Ingatkan Alquran sebagai Sumber Nilai Universal
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSambut Hari Toleransi Internasional, Ada Nikah Akbar hingga Masjid Ramah Pemudik Nataru
Mengusung tema “Merawat Toleransi, Menguatkan Negeri”, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kerukunan umat beragama melalui dialog lintas iman, pemberdayaan masyarakat, penguatan keluarga, hingga layanan keagamaan yang inklusif.
Literasi Halal Kosmetik dan Peralatan Rumah Tangga Masih Rendah, Kemenag: Perlu Edukasi Masif
Survei Katadata Insight Center (KIC) tahun 2026 mencatat hanya 51,5 persen responden mengetahui kosmetik wajib bersertifikat halal. Sementara itu, pada kategori peralatan rumah tangga, angkanya hanya 14,5 persen.






