Sebar Pesan Moderat, Kasubdit: PAI Milenial Mesti Tampil Beda

Jakarta, Bimas Islam -- Penyuluh Agama Islam (PAI) milenial mesti tampil beda dan memiliki metodologi tersendiri dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat.
 
Hal itu disampaikan Kepala Subdirektorat Penyuluh Agama Islam (PAI), Amirullah saat memberi arahan pada kegiatan Pembinaan PAI Millenial di Jakarta, Rabu (19/7/2023).
 
Terkait itu, Amirullah menegaskan, PAI milenial mesti hadir di ruang digital, dan mengemas konten-konten keagamaan yang berkualitas.
 
“Kalian akan menerjemahkan pesan-pesan versi langit (keagamaan) dengan membumi (sederhana). Itulah sebabnya, kalian diundang untuk mengemas konten-konten keagamaan dengan sederhana tetapi berkualitas,” ujarnya.
 
“Konten keagamaan di media sosial sangat berpengaruh terhadap karakter keberagamaan di Indonesia. Karenanya, PAI milenial harus menjadi pasukan khusus yang bergerak di ruang-ruang sunyi, tetapi terus menyebarkan konten-konten versi langit (keagamaan),” sambungnya.
 
Menurut Amirullah, jika PAI milenial tidak hadir di jagat maya, konten keagamaan yang tersebar adalah pesan-pesan yang tidak moderat.
 
“Masyarakat harus disuguhkan konten-konten keagamaan yang moderat. Kita berkumpul saat ini untuk membuat peta digital dan konten yang sarat dengan pesan-pesan keagamaan yang damai, ramah, dan moderat,” ulasnya.
الوسوم المتعلقة:
#KUA#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Inisial WCP · Tim Peliput
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua