Tuban, Bimas Islam – Tim BHR (Badan Hisab Rukyat) dari Kemenag Tuban menemukan alat untuk mengukur arah kibat yang dinamai Qispas (Qiblat Sundul Pas). Alat ini bisa memangkas waktu pengukuran, namun hasilnya valid.
Alat itulah yang digunakan untuk mengukur arah kibat seluruh kamar dan musala hotel di Kabupaten Tuban.
Pengukuran arah kibat kamar dan musala hotel itu untuk persiapan MTQ tingkat provinsi Jawa Timur yang digelar di Tuban pada Oktober mendatang. Sekda Tuban Budi Wiyana mengapresiasi kinerja dan temuan Tim BHR kemenag Tuban tersebut.
“Barometer sukses pelaksanaan di antaranya pengukuran arah kiblat. Selamat kepada Kementerian Agama Tuban, atas inovasi dengan penggunaan alat Qispas ini,’’ ujar Sekda saat hadir dalam pengukuran arah kibat di hotel Jawa Timur Jalan Veteran Tuban, Kamis (19/9/2019).
Penemuan alat ini, pinta Sekda, segera dipatenkan dan diviralkan. Sebagai tuan rumah MTQ tingkat provinsi, Tuban akan kedatangan mau dari 38 kabupaten/kota se Jatim dengan karakter yang berbeda.
Diharapkan semua komponen bisa menjadi tuan rumah yang baik untuk semua tamu dengan berbagai karakter itu.
Bisa memberikan pelayanan dengan baik dan bisa memberikan informasi tentang pelaksanaan MTS serta info lain yang berkaitan dengan Tuban. Misal tempat wisata, kuliner dan lain sebagainya.
‘’Terimakasih juga untuk BAZNAS, PT. Semen Indonesia Pabrik Tuban dan pihak hotel yang telah membantu pelaksanaan kegiatan ini,’’ katanya.
Sementara Kepala Kemenag Tuban Sahid mengatakan, penemuan Qispas semula tidak terbayangkan.
Karena tanggungjawab, tim yang dikomandani oleh Penyelenggara Syariah mengumpulkan seluruh tim untuk diajak berproses dan bermusyawarah bersama.
Bagaimana untuk mempercepat proses pengukuran arah qiblat yang ada di musala dan kamar hotel se Kabupaten Tuban.
‘’Maka timbul inisiatif membuat alat yang dinamakan Qispas itu,’’ jelasnya.
Ternyata setelah dipraktekkan hasilnya luar biasa. Semula, diperkirakan untuk pengukuran di hotel dengan jumlah kamar 100 lebih dibutuhkan dua hari.
‘’Ternyata setengah hari pelaksanaan sudah kelar,’’ ungkapnya.
Temuan itu dia nilai sangat fenomenal, meskipun dari sisi desain biasa-biasa saja, tapi manfaatnya maksimal.
“Nantinya alat ini untuk dikenalkan kepada masyarakat luas terutama di lingkungan Kementerian Agama yang punya pokok dan fungsi di antaranya pengukuran arah qiblat,” tandas dia.
Ketua BAZNAS Tuban Syarofah Sumari yang juga hadir di lokasi menambahkan, pihaknya menyerahkan Al Quran sejumlah 1.125 untuk semua musala dan kamar hotel di Tuban.
‘’Semoga dapat digunakan sebagaimana mestinya,’’ harap Ketua Musliat NU Tuban ini.
Penulis : TabloidNusa.Com
Editor : Bimas Islam
Foto : TabloidNusa.Com
Sekda Acungi Jempol Kinerja dan Penemuan Tim BHR Kemenag
Baca Selanjutnya
Lihat semuaAda RISE dan KOSMIN untuk Perluas Akses Keagamaan Teman Tuli
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam Kemenag menyiapkan Ruang Inklusif dan Setara (RISE) dan pengembangan Kosa Isyarat Keislaman Indonesia (KOSMIN) untuk mempermudah akses penyandang disabilitas, khususnya teman tuli, terhadap pemahaman ajaran Islam.
Kemenag Dorong Beasiswa Zakat Terintegrasi di SatuBeasiswa, Cegah Pendanaan Ganda
Kemenag dan Kemdiktisaintek Perluas Akses Kuliah melalui SatuBeasiswa
Di Grup Kita Diam, di Japri Kita Panjang Bicara: Ada Apa?
Di Grup Kita Diam, di Japri Kita Panjang Bicara: Ada Apa?
Dari Sumpah ke Teladan: Pemuda sebagai Perekat Persatuan
Dari Sumpah ke Teladan: Pemuda sebagai Perekat Persatuan






