Sekjen Ajak Anak Muda Millenial Perangi dan Luruskan Hoaks

Jakarta, Bimas Islam --- Berita hoaks terus beredar di berbagai media sosial saat ini. Oleh karena itu, Sekjen Kementerian Agama M Nur Kholis Setiawan mengajak anak muda millenial untuk memerangi dan meluruskan hoaks.

Ajakan ini disampaikan Sekjen pada kegiatan yang bertajuk Meet and Greet MoRa-Millenials yang bertempat di Hotel Aston Kartika Grogol Jakarta, Selasa (04/12).

Dihadiri 80 orang peserta yang terdiri dari unsur komunitas blogger, influencer, media Islam, organisasi kepemudaan Islam, remaja masjid, dan lainnya.

"Anak muda harus mengisi jagad media sosial dengan informasi-informasi yang benar, jangan mudah percaya suatu informasi tanpa cek kebenarannya", lanjut Sekjen.

Dikatakan Sekjen, bahwa hoaks beredar tidak hanya pada zaman sekarang saja, bahkan di zaman Nabi Muhammad SAW sudah ada hoaks.

Salahsatu contohnya, lanjut Sekjen adalah ketika Rasulullah Hijrah dari Mekkah ke Madinah, dimana kaum Anshar iri Dengan perhatian Rasulullah kepada kaum Quraisy.

Sehingga Rasulullah mengumpulkan seluruh kaum Anshar dan mengatakan wahai orang Anshar, apakah kalian tidak berkenan di hati jika orang lain pulang membawa domba dan unta, sedangkan kalian kembali ke rumah bersama Rasul Allah.

Kalimat yang diucapkan Rasulullah membuat kaum Anshar menangis dan menghilangkan prasangka buruk mereka terhadap Rasulullah.

Terakhir, Sekjen berpesan kepada peserta yang hadir untuk menggunakan pengaruh kalian di media sosial dengan memberikan pengaruh positif untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.

Penulis: nhkurniawan
Editor: nhkurniawan
Foto: bimasislam

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Berita · 26 Okt 2026

Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony.  Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.