Sesditjen Bimas Islam: Sikap Moderat Rangkul Kiri dan Kanan

Jakarta, Bimas Islam – Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam), Muhammad Adib menyampaikan, moderat berarti merangkul yang kiri dan kanan. Jika seseorang mengaku moderat tapi tidak bisa merangkul, maka pengakuan tersebut perlu dievaluasi. Baginya, selama masih ada kebencian, berarti tidak moderat.
 
Hal itu disampaikan Adib dalam kegiatan Audiensi dengan Tempo Media Group di Jakarta, Selasa (27/6/2023).
 
“Moderat itu tidak menolak yang tidak moderat. Orang moderat itu merangkul yang kiri dan kanan. Kalau mengaku moderat, tapi tidak bisa merangkul, maka evaluasilah pengakuan itu. Ketika membenci yang tidak moderat, evaluasi," tegasnya.
 
Adib mengatakan, orang-orang moderat bukanlah kaum pembenci. Tidak setuju, imbuhnya, bukan berarti boleh membenci. Moderat itu menghargai hak-hak kemanusiaan.
 
“Waktu Khalid bin Walid merajam seorang pezina atas perintah rasul, Khalid bin Walid memaki-maki pezina itu, dan ia ditegur langsung oleh Rasul, 'Walid jangan lakukan itu!' Begitu juga dalam sebuah kisah ketika jenazah Yahudi lewat, Rasul berdiri untuk menghormatinya,” jelasnya. 
 
Menurut Adib, moderat juga merupakan sikap yang tidak berlebihan, sehingga tidak menimbulkan persoalan. "Jalan tengah itu menciptakan jalan lain (kiri dan kanan), dan masing-masing memiliki ekstremnya. Masing-masing punya ekstrem kiri dan ekstrem kanan, sama saja. Tidak toleran sama kiri dan kanan, sama saja," terangnya.
 
“Kita boleh memilih gaya orang kanan tapi jangan berlebihan. Kita boleh ke kiri tapi tidak boleh berlebihan, sehingga tidak menimbulkan masalah bagi yang lain,” sambung Adib.
 
Adib menegaskan, seseorang boleh mengaku dirinya benar, tapi bukan berarti bisa berlebihan dalam membela diri. 
 
"Kamu menganggap orang lain salah, oke, tapi jangan berlebihan. Sedang-sedang saja," tuturnya.
 
Terakhir, Adib menjelaskan, moderat merupakan hal yang universal. Ajaran apa pun, di belahan bumi mana pun, dari masa ke masa, sikap berlebihan tidak disukai.
الوسوم المتعلقة:
#39#Toleransi#KUA#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Inisial BA · Tim Peliput
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua