Sesditjen Dorong Kaderisasi Tahfiz Al-Qur'an

Jakarta, Bimas Islam --- Usai acara Musabaqah Hafalan Qur'an dan Hadits (MHQH) Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Su’ud ditutup, Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar mendorong agar kaderisasi penghafal Al-Qur’an terus dikembangkan agar mencetak para hafiz dan hafizah yang mengharumkan nama bangsa.

"Program pendidikan tahfiz Al-Qur’an di berbagai pelosok tanah air memiliki peran penting dalam membentuk kader-kader generasi umat yang beriman dan berakhlak mulia sebagai fondasi lahirnya generasi unggul," terang Fuad dalam keterangan tertulis, Jumat (26/3).

Fuad menyebut Al-Qur’an menjadi satu-satunya kitab suci yang paling sering dibaca dan paling banyak dihafal di seluruh dunia, sejak pertama kali diturunkan hingga akhir zaman.

"Kemampuan anak-anak dalam menghafal Al-Qur'an sejak usia sekolah membuktikan kecerdasan otak, daya ingat, dan kejernihan rohani yang terjaga dengan baik," imbuhnya.

Fuad berharap para peserta dan juara MHQH tidak berhenti menorehkan prestasi dalam ajang tersebut saja, namun juga mampu meraih prestasi terbaik dalam jenjang pendidikan, karir, dan kehidupan sesuai dengan minatnya masing-masing.

"Semoga para hafiz diberikan kemudahan dalam segala urusan keduniaan. Pemerintah dan masyarakat perlu memberikan dorongan motivasi kepada mereka," pungkasnya.

(Boy)
الوسوم المتعلقة:
#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua