Sesditjen Dorong Umat Islam Lebih Solutif

Jakarta, Bimas Islam --- Era globalisasi menjadi tantangan bagi seluruh lapisan masyarakat. Umat Islam diminta agar tidak hanya mengikuti arus modernisasi dan globalisasi sehingga menanggalkan identitasnya sebagai seorang muslim yang bertakwa.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar dalam keterangan tertulisnya pada Senin (22/3). Ia menyampaikan bahwa perjalanan bangsa Indonesia telah banyak melibatkan para cendekiawan muslim dalam pergerakan kemerdekaan, sehingga hal tersebut harus diteruskan oleh generasi masa kini.

"Karena ukuran karya dan kiprah kita di masyarakat itu adalah sesuai dengan yang disabdakan oleh Rasulullah, bahwa sebaik-baik manusia adalah yang memberikan manfaat bagi manusia lainnya," ungkap Fuad.

Fuad mencontohkan sejumlah tokoh Islam yang terlibat dalam pergerakan awal kemerdekaan seperi Mohammad Natsir, Kiai Wahid Hasyim, Ki Bagus Hadikusumo telah memberikan pemikirannya untuk bangsa ini, bahkan karya mereka masih bisa dirasakan manfaatnya hingga saat ini.

"Itulah kelebihan dari para tokoh-tokoh kita mereka bisa memberikan manfaat yang dapat dinikmati oleh lintas generasi, tidak hanya oleh generasi mereka saja," imbuhnya.

Maka dari itu, Fuad mendorong agar umat Islam turut memberikan sumbangsih pemikiran mereka, dan menjadi solusi atas segala macam permasalahan bangsa yang saat ini sedang dialami. Baik dari sektor pendidikan, sosial, dan ekonomi.

(Boy)
الوسوم المتعلقة:
#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua