Sesditjen Minta Wakaf Uang Tidak Hanya Sekadar Seremonial

Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar meminta agar gerakan wakaf uang yang telah diluncurkan oleh pemerintah tidak hanya berhenti dalam kegiatan seremonial semata. Melainkan juga mampu menggerakan potensi wakaf yang besar di Indonesia.

"Peluncuran gerakan wakaf uang tidak boleh berhenti pada tataran seremonial, tetapi harus mampu menggerakan potensi wakaf sehingga membawa perubahan," terang Fuad pada Rabu (17/3).

Menurut Fuad, perkembangan ekonomi dan keuangan syariah secara global dapar menjadi momentum yang baik untuk mengkapitalisasi potensi wakaf sebagai fenomena kultural umat di Indonesia.

"Di samping itu perlu dibangun sinergi dan kolaborasi para stakeholder perwakafan dengan lembaga pendidikan, lembaga penelitian dan industri keuangan syariah," imbuhnya.

Terkait masih munculnya dugaan penggunaan dana wakaf untuk membantu keuangan negara, Fuad mengungkapkan dari perspektif wakaf tidak masalah jika dimanfaatkan untuk pembiayaan bidang-bidang tertentu yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat dan kemaslahatan umum.

"Namun dalam perspektif regulasi atau perundang-undangan di Indonesia, penerimaan wakaf uang tidak menjadi penerimaan negara yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah secara langsung," pungkasnya.

(Boy)
الوسوم المتعلقة:
#Wakaf#BinaSyariah#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua