Sesditjen: Toleransi Dapat Satukan Perbedaan Pandangan Antargenerasi

Jakarta, Bimas Islam --- Perkembangan zaman yang begitu pesat membuat terjadinya gesekan karena perbedaan pandangan antara generasi muda saat ini dengan generasi sebelumnya. Terkait hal tersebut, Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar menyampaikan, rasa toleransi dapat menyatukan perbedaan pandangan antargenerasi.

"Yang dapat menghilangkan jurang perbedaan itu adalah akhlak dan rasa toleransi, jika akhlaknya baik maka ia akan menghargai pendapat orang lain," papar Fuad kepada tim pemberitaan Bimas Islam, Jumat (26/11/2021).

Fuad menjelaskan, pandangan dari generasi muda harus didengarkan karena mereka hidup sesuai dengan kondisi zaman pada saat ini. Di sisi lain, pendapat generasi sebelumnya juga harus dihargai karena mereka mempunyai pengalaman hidup yang lebih banyak.

"Generasi tua saat ini juga adalah generasi muda pada zamannya, begitu juga generasi muda saat ini juga akan menjadi generasi tua di masa yang akan datang," lanjut Fuad.

Fuad mencontohkan, para pendiri bangsa Indonesia dalam membangun negara ini juga tidak lepas dari perdebatan sengit. Namun, mereka mampu mengendalikan ego masing-masing demi kemaslahatan bersama.

"Hal-hal seperti itu yang patut kita pelajari dan kita contoh, perbedaan merupakan sunatullah, tapi bagaimana menyikapi perbedaan itu atas dasar rasa saling menghargai," tutup Fuad.

Keterangan foto: M. Fuad Nasar bersama mantan Menkeu Mar'ie Muhammad (alm) dan cendekiawan muslim Prof. Dr. M. Dawam Rahardjo (alm).

(Boy)
الوسوم المتعلقة:
#39#Toleransi#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua