Sosialisasi Kriteria Baru MABIMS, Kemenag Gelar Diseminasi Nasional

Denpasar, Bimas Islam -- Kementerian Agama melalui Direktorat Urusan Agama Islam dan Binsyar menggelar kegiatan Diseminasi Nasional Kriteria MABIMS. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Adib.
 
Kegiatan itu dihadiri sebanyak 42 utusan pondok pesantren wilayah Provinsi Bali, NTB, NTT, Sulawesi, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat, Kamis-Sabtu (20-22/7/2023) di Denpasar, Bali.
 
Kasubdit Hisab Rukyat dan Syariah, Ismail Fahmi dalam laporannya menyampaikan, kegiatan itu bertujuan untuk menyosialisasikan penentuan awal bulan kamariah merujuk pada kriteria MABIMS kepada masyarakat.
 
"Kita undang pesantren di wilayah masing-masing untuk sosialiasi kriteria baru yang kita laksanakan di 2022 tentang penetapan awal bulan kamariah," ujarnya.
 
"Mudah-mudahan pakar ulama ahli falak bisa menyosialisasikan kriteria baru MABIMS dengan optimal, sehingga mudah diterima masyarakat," sambungnya
 
Ia juga menjelaskan, dalam menentukan awal bulan Ramadan, Syawal, dan Zulhijah, Kementerian Agama sudah sesuai dengan ilmu sains dan fikih.
 
Sebagai informasi, kriteria MABIMS lama, yakni tinggi minimal 2 derajat dengan jarak sudut bulan ke matahari minimal 3 derajat serta umur bulan minimal 8 jam. Sementara untuk kriteria MABIMS baru, tinggi hilal minimal 3 derajat dan jarak sudut bulan ke matahari minimal 6,4 derajat.
الوسوم المتعلقة:
#Ramadan#BinaSyariah#Pesantren#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Inisial MSK · Tim Peliput
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua