Stafsus Menag: Masjid Berperan Perkuat Tatanan Sosial

Cirebon, Bimas Islam -- Masjid dapat dijadikan sebagai pusat kegiatan masyarakat untuk mewujudkan tatanan sosial yang lebih kuat.
 
Hal itu disampaikan Staf Khusus Menteri Agama, Muhammad Nuruzzaman saat menjadi narasumber pada kegiatan Semiloka Penguatan Peta Jalan Kemasjidan 2023 di Cirebon, Sabtu (15/7/2023).
 
“Peran masjid tidak bisa dibatasi hanya terkait persoalan ibadah. Masjid itu tempat berkumpulnya umat dan masyarakat. Mereka menjadikan masjid sebagai tempat bersilaturahmi, bermusyawarah, dan tempat kesamaan hak tanpa melihat status sosial yang melekat,” ungkapnya.
 
Selain itu, imbuh Nuruzzaman, peran masjid diharapkan mampu memperkuat kesadaran keagamaan dan keberagaman di masyarakat.
 
“Masyarakat kita yang beragam ini adalah masyarakat yang sangat religius. Meskipun negara kita bukan negara agama, tapi masyarakat kita sangat beragama. Untuk itu, masjid perlu mengambil satu peran penting untuk memperkuat kesadaran keagamaan dan keberagaman masyarakat,” ulasnya.
 
“Kalau kita merujuk pada sejarah Rasulullah. Proses membangun masyarakat dimulai dari niat yang baik untuk membangun masjid. Kalau masjidnya baik, maka masyarakat kita juga akan baik. Membangun tatanan sosial yang baik dimulai dari masjid,” pungkas Nuruzzaman.
الوسوم المتعلقة:
#InfoMasjid#KUA#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Inisial WCP · Tim Peliput
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua