Syarhil Quran MTQ Nasional ke-29 Upaya Tingkatkan Pemahaman Al-Quran kepada Masyarakat

Banjarbaru, Bimas Islam -- Syarhil Qur'an menjadi salah satu cabang yang dimusabaqahkan pada MTQ Nasional ke-29. Syarhil merupakan musabaqah yang menampilkan penjelasan kandungan Al-Qur'an meliputi bacaan, terjemah, dan uraian yang menunjukan kesatuan yang serasi.

"Syarhil merupakan upaya mempelejari dan menggali makna Al-Qur'an. Al-Qur'an sebagaimana kita ketahui bukan sekadar bacaan, tetapi panduan hidup," ungkap Ketua Dewan Hakim Majelis Syarhil Qur'an, Sobron Zayyan saat dikonfirmasi di Aula BPSDM Kalsel, Banjarbaru, Minggu (16/10/22).

Dalam cabang ini, setiap regu terdiri dari tiga peserta. Tiga orang ini memiliki tugas masing-masing sebagai penjelas, pembaca ayat Al-Qur'an (tilawah), dan pembaca terjemah.

Dalam menjelaskan suatu tema, para peserta secara bergantian menyampaikan penampilan. Sobron menjelaskan, metode Syarhil Qur'an dinilai aktif karena mengutamakan aspek intonasi, puitisasi, dan retorika.

"Kita berharap melalui Syarhil Qur'an menjadi sarana bagi masyarakat untuk memahami dan berinteraksi bersama Qur'an," harapnya.

Setelah interaksi intensif, Al-Qur'an diharapkan menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. "Hidup bersama Al-Qur'an akan mulia, apalagi kalau bisa dipraktikkan dalam kehidupan," tandasnya.

Syarhil Qur'an terdiri dari babak penyisihan dan final. Babak penyisihan dilaksanakan pada Kamis-Minggu (13-16/10/22). Babak final cabang ini akan dilaksanakan pada Senin (17/10/22).

(Pirman)
الوسوم المتعلقة:
#MTQ#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua