Fenomena ini memang sangat meresahkan, terlebih pelakunya adalah kebanyakan remaja usia sekolah, keprihatinan ini cukup menyita berbagai pihak tak terkecuali pemerintah Kecamatan Kalasan, dengan menggandeng pegawai Kantor Urusan Agama, Polsek dan tokoh masyarakat, pemerintah kecamata Kalasan mengadakan program maghrib mengaji.
Program ini dilaksanakan setiap sebulan sekali di Masjid Sabilurosyad, Gatak 2 Selomartani, Kalasan Sleman.Acara ini sendiri dihadiri oleh beberapa orang dari unsur pemerintah kecamatan, Polsek, KUA dan masyarakat setempat.Hadir sebagai pembicara pada pertemuan ini adalah Ustadz Misbahul Anam, M.SI, selain sebagai pembicara.Kehadiran beliau juga merupakan perwakilan dari KUA Kecamatan Kalasan.
“Generasi muda harus kita bekali keimanan dan akhlak yang baik. Ini adalah fondasi bagi masa depan mereka,”ujarnya.
Imas Maswariah, salah seorang penyuluh kecamatan Kalasan, menyatakan bahwa program ini diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi menyelamatkan generasi muda dari prilaku klitih.
“Ini bukti nyata peran penyuluh di tengah-tengah masyarakat. Insya Allah kita akan terus menambah volume kegiatan seperti ini,” ujarnya.
(alatief-gresy)






