Targetkan Seni Budaya Islam jadi Heritage Nasional, Kemenag Siapkan Pedoman Repositori

Jakarta, Bimas Islam -- Kesenian Islam di Indonesia perlu terarsip dengan baik. Hal itu tengah diupayakan Subdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam, Kementerian Agama dengan membuat pedoman repositori kesenian Islam.
 
“Jika kebudayaan dan kesenian Islam tidak didokumentasikan, maka akan hilang. Karenanya, kita menyimpannya agar bisa diproduksi ulang,” ujar Kasubdit Seni Budaya dan Siaran Keagamaan Islam, Abdul Mu’thi Shofieq kepada wartawan bimasislam, Senin (11/9/2023).
 
Lebih lanjut ia menjelaskan, secara administratif, Kementerian Agama akan melakukan pencatatan data terkait kesenian dan kebudayaan Islam di Indonesia.
 
Seni dan budaya tersebut kemudian dapat dijadikan heritage (warisan) nasional, dan Ditjen Bimas Islam menjadi unit yang memiliki datanya.
 
Shofieq menargetkan, ke depan, pencatatan kesenian dan kebudayaan Islam Indonesia dapat didigitalisasi.
 
“Target awal kita adalah buku pedoman repositori digital seni budaya keagamaan Islam. Jadi bagaimana nanti datanya dapat kita dokumentasikan secara digital,” tandasnya.
الوسوم المتعلقة:
#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Inisial FN · Tim Peliput
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua