Berita
Jakarta, Bimas Islam — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan pesan harmoni dan persatuan bangsa saat menutup rangkaian ibadah Ramadan di Masjid Istiqlal, Jakarta. Menag menegaskan bahwa kerukunan antarumat beragama di Indonesia menjadi energi positif bagi kemajuan negara.

Menag menyebut Ramadan kali ini terasa sangat spesial karena momentumnya berdekatan dengan perayaan hari besar agama lain, seperti Imlek, Nyepi, dan Prapaskah. Menurutnya, rangkaian peringatan keagamaan ini merupakan modal spiritual yang besar bagi bangsa Indonesia.

"Hari-hari keagamaan yang kita peringati di republik ini memberikan energi positif untuk menciptakan keluhuran budi pekerti, menciptakan ketenangan batin, dan membawa kita lebih produktif untuk membawa bangsa Indonesia lebih damai dan rukun," ujar Menag di Jakarta, Jum'at (20/3/2026).

Menag mengapresiasi insan pers yang telah membantu mendiseminasikan syiar Islam secara luas. Ia mencatat bahwa dukungan media telah menciptakan fenomena positif, termasuk meningkatnya antusiasme generasi muda atau Gen Z terhadap kegiatan keagamaan.

"Tanpa kalian rekan-rekan media, tidak mungkin ada syiar yang semasif ini. Saya juga mengucapkan selamat kepada rekan-rekan media yang luar biasa jasanya bersama dengan rekan Istiqlal," tuturnya.

Menteri Agama mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendoakan agar rakyat Indonesia dapat hidup lebih makmur, sejahtera, dan berkeadilan. Ia berharap semangat Idulfitri tahun ini memperkokoh tali silaturahmi dan membawa bangsa Indonesia menuju masa depan yang lebih gemilang.

(Kememag.go.id)

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Info Penting • 2026-10-24 • 1 menit

SE Pelaksanaan Salat Istisqa

SE Pelaksanaan Salat Istisqa

Pemahaman Halal: Tekstual dan Kontekstual
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Opini • 2026-10-23 • 7 menit

Pemahaman Halal: Tekstual dan Kontekstual

Oleh: M Fuad Nasar* Secara harfiah, halal adalah istilah bahasa Arab yang berarti boleh, diizinkan, atau tidak dilarang. Istilah ini telah menjadi kata…