Upaya Kemenag Tingkatkan Literasi Wakaf

Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor mengatakan saat ini terus berupaya meningkatkan literasi masyarakat terhadap wakaf. Sebab menurut survey Kemenag dan BWI tahun 2020, literasi wakaf masyarakat Indonesia secara nasional baru 50,48 persen.

“Ini adalah PR Kemenag bersama pemangku kepentingan terkait untuk menaikkan literasi perwakafan,” katanya saat ditemui di Kantor Kementerian Agama Jalan MH. Thamrin No. 6, Jakarta Pusat, Rabu (24/03).

Direktur mengatakan upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap wakaf dapat melalui pendidikan. Namun saat ini, tingkat pendidikan paling bawah sampai perguruan tinggi belum memasukkan isu mengenai wakaf dalam kurikulum.

“Saat ini memang wakaf belum masuk ke ranah pendidikan, namun melalui Subdit Edukasi, Inovasi, Kerja Sama Zakat dan Wakaf, kami berusaha meningkatkan literasi masyarakat melalui media sosial,” urainya.

Tarmizi mengatakan sepanjang tahun 2020 ada sekitar 2.462.171 pengguna medsos di Instagram, Facebook, dan Twitter yang menerima program edukasi yang diproduksi akun Literasi Zakat Wakaf. Karena menurutnya saat ini cara paling tepat adalah bergerak mengedukasi masyarakat melalui media sosial.

“Melalui akun medsos Literasi Zakat Wakaf, kami menjangkau 1.179.055 pengguna di Instagram, 1.091.555 di Facebook, dan 191.561 di Twitter,” pungkasnya.

(Tommy)
الوسوم المتعلقة:
#Zakat#Wakaf#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua