Wakili Indonesia Lomba Tahfiz Qur'an di Moscow, Agung Hayat Asal Sulsel Ceritakan Pengalamannya

Jakarta, Bimas Islam -- Agung Hayat, warga Pulau Balang Caddi, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), berhasil mewakili Indonesia di ajang XXI Moscow International Qur’an Reciting Competition (HIFZ), di Kota Moskow, Rusia yang digelar pada Selasa-Sabtu (7-11/11/2023) lalu.
 
Pria berusia 24 tahun ini mengatakan, dirinya menghadapi 30 delegasi berbagai negara. Ia mengungkapkan, berhasil mewakili nama bangsa merupakan salah satu bentuk dari keberkahan Al-Qur'an.
 
"Berkah Al-Qur'an begitu nyata. Selain itu, ini juga merupakan berkah dari doa orang tua tersayang, istri tercinta, keluarga, dan guru-guru. Sehingga, akhirnya saya bisa menjadi delegasi Indonesia," katanya, Selasa (21/11), kepada wartawan Bimas Islam.
 
Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini rupanya sudah punya jam terbang tinggi. Ia tercatat sebagai pemenang dalam berbagai perlombaan Tahfidzul Al-Qur'an di tingkat nasional bahkan tingkat internasional. Tak heran, Agung sudah menghafal Al-Qur'an selama lebih dari 11 tahun.
 
"Dalam cabang Tahfiz Qur'an, saya sudah sering ikut. Mulai dari umur 13 tahun saya mengikuti cabang 1 hingga 30 Juz," ujarnya.
 
Alumnus PPTQ Al Imam Ashim Makassar ini menyebut, dirinya menghafal Al-Qur'an berkat dorongan orang tua. Berbagai tantangan dihadapinya selama proses pendalaman Al-Qur'an, termasuk melawan sifat menunda-nunda untuk mengulangi hafalan.
 
"Dulu, orang tua saya ingin memasukkan anaknya ke pondok Tahfidzul Qur’an. Maka dari itu, masuklah saya di PPTQ Al-Imam Ashim Makassar," terangnya.
 
Ia berharap, pencapaiannya di ajang internasional ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mencintai Al-Qur'an. "Semoga ini bisa menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mencintai Al-Qur'an dan menghafalnya," pungkasnya.
 
Msk/Mr

Baca Selanjutnya

Lihat semua