Zikir di Pagi dan Sore Hari dari Abu Dzar

Jakarta, Bimas Islam — Dalam Islam, kita dianjurkan untuk memperbanyak zikir dan doa di waktu pagi dan sore hari. Hal ini karena di waktu tersebut, pintu langit terbuka dan doa-doa akan lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT.

Zikir dan doa yang dianjurkan untuk dibaca di waktu pagi dan sore hari pun banyak macamnya. Salah satu yang diamalkan oleh Abu Dzar al-Ghifari adalah:

Di antaranya adalah amalan dan zikir bersumber dari sahabat Abu Dzar. Amalan dzikir beliau di waktu pagi dan sore, sebagaimana riwayat yang disebutkan oleh Ali bin Abdul Malik Al-Muttaqi Al-Hindi, adalah sebagai berikut:

سُبْحَانَ اللهِ وَاْلحَمْدُ للهِ وَلَا اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ اِلاَّ باللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ إِيْماَناً داَئِماً، وَأَسْأَلُكَ قَلْباً خاَشِعاً، وَأَسْأَلُكَ عِلْماً ناَفِعاً، وَأَسْأَلُكَ يَقِيْناً صاَدِقاً، وَأَسْأَلُكَ دِيْناً قَيِّماً، وَأَسْأَلُكَ الْعاَفِيَةَ مِنْ كُلِّ بَلِيَّةِ، وَأَسْأَلُكَ تَماَمَ الْعاَفِيَةِ، وَأَسْأَلُكَ دَواَمَ الْعاَفِيَةِ، وَأَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعاَفِيَةِ ، وَأَسْأَلُكَ الْغِنَى عَلَى النَّاسِ

Subhaanallaahi walhamdu lillaahi walaa ilaaha illallaahu wallaahu akbar walaa hawla walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim. Allohumma innii as-aluka iimaanan daa-iman. Wa as-aluka qolban khoosyi’an.

Wa as-aluka ‘ilman naafi’an. Wa as-aluka yaqiinan shoodiqon. Wa as-aluka diinan qoyyman. Wa as-aluka ‘aafiyata min kulli baliyyah. Wa as-aluka tamaamal ‘aafiyah. Wa as-aluka dawamal ‘aafiyah. Wa as-alukasy syukro ‘alal ‘aafiyah. Wa as-alukal ghinaa ‘aninnaas.


Artinya: “Maha Suci Allah. Segala puji bagi Allah. Tiada Tuhan selain Allah. Tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Ya Allah, sungguh hamba mohon iman yang kekal pada-Mu. Dan hamba mohon hati yang khusuk pada-Mu. Dan hamba mohon ilmu yang bermanfaat pada-Mu.

Dan hamba mohon keyakinan yang benar pada-Mu. Dan hamba mohon agama yang lurus pada-Mu. Dan hamba mohon afiat (selamat) dari segala bahaya pada-Mu. Dan hamba mohon sempurnanya afiat (selamat) pada-Mu.

Dan hamba mohon kekalnya afiat (selamat). Dan hamba mohon bisa mensyukuri atas afiat (keselamatan). Dan hamba mohon kekayaan sehingga tidak butuh pada manusia.”

(Tim Layanan Syariah)

Baca Selanjutnya

Lihat semua