Jakarta, Bimas Islam --- Presiden Joko Widodo diberitakan melantik 12 wakil menteri di Istana Merdeka, pukul 14.00 WIB, Jumat (25/10) siang ini. Salah satu posisi yang akan dilantik adalah Wakil Menteri Agama yang akan diemban oleh politisi PPP Zainut Tauhid.
Menteri Agama Jenderal (Purn) Fachrul Razi menyambut baik hal ini dan menyatakan kesiapannya untuk dapat bekerja bersama memajukan Kementerian Agama. “Saya sudah terbiasa dengan siapa saja yang datang bergabung. Siapa pun yang datang, ya kita aja saja bersama-sama. Kita akan berbagi tugas,” ujar Fachrul Razi, di Jakarta, Jumat (25/10).
Meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda, Fachrul Razi optimis dapat melakukan kerjasama yang baik. “Belum pernah terjadi di dalam kehidupan saya sebagai tentara, bahwa saya tidak pas dengan wakil saya. Biasanya selalu pas saja,” tuturnya.
“Masing-masing punya plus minusnya. Kalau bisa, minus saya bisa ditutup dengan plus nya beliau. Dan bagaimana pun, tanggung jawab akhirnya ada di saya,” imbuhnya.
Ke depan Fachrul pun menyatakan bersama dengan Wakil Menteri, akan melakukan pembenahan internal maupun eksternal secara simultan. “Itu (pembenahan internal) tidak saja jadikan titik awal berangkat. Seolah-olah ini dulu, baru yang lain. Tidak begitu. Ini simultan saja. Pembenahan ke dalam jalan, pembenahan ke luar juga jalan,” kata Menag.
Sumber : kemenag.go.id
Penulis : Indah Limy
Editor : Indah Limy
Ada Wakil Menteri, Menag: Saya Terbiasa Bekerja dengan Siapa Pun
Baca Selanjutnya
Lihat semuaGelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.
Kemenag Dorong Beasiswa Zakat Terintegrasi di SatuBeasiswa, Cegah Pendanaan Ganda
Kemenag dan Kemdiktisaintek Perluas Akses Kuliah melalui SatuBeasiswa
Dari Sumpah ke Teladan: Pemuda sebagai Perekat Persatuan
Dari Sumpah ke Teladan: Pemuda sebagai Perekat Persatuan
Di Grup Kita Diam, di Japri Kita Panjang Bicara: Ada Apa?
Di Grup Kita Diam, di Japri Kita Panjang Bicara: Ada Apa?






