Jakarta, Bimas Islam --- Dalam peningkatan literasi dan pemahaman masyarakat mengenai aspek Zakat dan Wakaf, sejak tahun 2019 Kementerian Agama telah melakukan banyak pelatihan dan sosialisasi kepada masyarakat melalui Penyuluh Agama Islam Non-PNS yang tergabung dalam Agent of Change Ekonomi Syariah dan telah dikukuhkan oleh Menteri Agama.
Pada pada Rabu-Jum'at (19-21/02) bertempat di Hotel Aloft Wahid Hasyim Jakarta, sebanyak 30 orang yang terdiri dari 14 peserta perwakilan Penyuluh Agama Islam Non-PNS (Agent of Change Ekonomi Syariah), Pusat Kajian Strategis (PUSKAS) BAZNAS, dan BWI menghadiri acara Pelatihan Pengukuran Literasi Zakat dan Wakaf.
Acara dibuka oleh Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin didampingi Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf M. Fuad Nasar.
"Literasi zakat wakaf harus disyiarkan secara masif karena pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap zakat masih kurang dibandingkan dengan rukun islam lainnya contohnya haji." kata Dirjen dalam sambutannya.
Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf M. Fuad Nasar mengatakan, bahwa belatihan ini bertujuan untuk mendukung pembuatan riset indeks literasi zakat wakaf agar dapat kita ketahui bersama sudah sejauh mana tingkat pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang zakat dan wakaf.
“Nantinya 14 Penyuluh Agama Islan Non-PNS akan melakukan survei literasi di 14 provinsi sesuai lokasi asal daerah para penyuluh, ” tambah Fuad Nasar.
Acara ini didukung oleh Pusat Kajian Strategis BAZNAS untuk proses riset indeks literasi zakat wakaf yang targetnya terkumpul 3400 responden dengan berbagai profesi, kalangan dan elemen masyarakat. Saat ini sudah berjalan kerja sama untuk program riset ini antara Kemenag RI dengan BAZNAS, BWI dan FoSSEI.
(ifm/bimasislam)
Bimas Islam Gelar Pelatihan bagi PAI Non PNS untuk Survei Tingkat Literasi Zakat dan Wakaf
Baca Selanjutnya
Lihat semuaGelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.
Kemenag Dorong Beasiswa Zakat Terintegrasi di SatuBeasiswa, Cegah Pendanaan Ganda
Kemenag dan Kemdiktisaintek Perluas Akses Kuliah melalui SatuBeasiswa
Dari Sumpah ke Teladan: Pemuda sebagai Perekat Persatuan
Dari Sumpah ke Teladan: Pemuda sebagai Perekat Persatuan
Di Grup Kita Diam, di Japri Kita Panjang Bicara: Ada Apa?
Di Grup Kita Diam, di Japri Kita Panjang Bicara: Ada Apa?






