Tangerang Selatan, bimasislam – Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama menyelenggarakan Diklat Teknis Substantif Pentashihan Mushaf Al-Quran pada tanggal 18 – 24 Maret 2019, bertempat di Kampus Diklat Kementerian Agama Ciputat.
Pelaksanaan Diklat yang diikuti oleh 2 (hafiz) tenaga pentashih Unit Percetakan Al-Quran (UPQ), 3 tenaga pentashih LPMQ dan 25 Penyuluh Agama Islam PNS/Non PNS seluruh Indonesia ini sebagaimana disampaikan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin dalam sambutannya merupakan momentum pengembangan diri, keterampilan dan skill khususnya di bidang pentashihan Al-Quran.
“Diklat ini sejatinya merupakan momentum pengembangan diri, peningkatan pengetahuan, sikap, serta keterampilan khususnya dalam menunjang program Kementerian Agama dalam bidang pentashihan Al-Quran”, sambut Menag.
Diantara beberapa materi penting yang disampaikan dalam diklat tersebut, yaitu moderasi beragama, Sejarah Mushaf Al-Quran di Indonesia, Sistem Penulisan Mushaf Standar Usmani, Bahriyah Braille, Pedoman Tajwid Warna dalam Penulisan Al-Quran, Transliterasi Arab-Latin dalam Mushaf Al-Quran, Kaligrafi dan Iluminasi Mushaf Al-Quran, Terjemah Al-Quran Kementerian Agama, Problematika Pentashihan, Pedoman dan Teknis Pentashihan serta Praktik Pentashihan.
Pada kesempatan yang sama, disampaikan Kepala Unit Percetakan Al-Quran (UPQ) Kementerian Agama Jamaludin M Marki melalui whats app pribadinya terkait Diklat itu dengan sambutan yang sangat positif, serta mendukung terus upaya Pusdiklat dalam mengembangkan keterampilan, skill dan pengetahuan bagi para pentashih Al-Quran baik di lingkungan UPQ, LPMQ maupun penyuluh agama Islam di Indonesia.
“Dengan diselenggarakannya Diklat Teknis Substantif Pentashihan Al-Quran ini, kami atas nama UPQ sangat menyambut baik dan akan terus mendukung Pusdkilat Balitbang Kemenag dalam upayannya memperkuat kualitas tenaga pentashih di lingkungan Kementerian Agama khususnya maupun para Penyuluh Agama Islam yang secara terdepan melakukan layanan keagamaan di masyarakat, semoga memberikan maslahat dan manfaat yang luas”, tutup Jamal.
Penulis : Syafaat
Editor : Jamaludin Marki
Foto: UPQ
Diklat Pentashihan Al-Quran Libatkan Tenaga UPQ dan PAI se Indonesia
Baca Selanjutnya
Lihat semuaGelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.
Kemenag Dorong Beasiswa Zakat Terintegrasi di SatuBeasiswa, Cegah Pendanaan Ganda
Kemenag dan Kemdiktisaintek Perluas Akses Kuliah melalui SatuBeasiswa
Wamenag Bahas Insersi Kurikulum dan Naskah Akademik RUU Terkait Penyebaran Budaya LGBT
Wamenag Bahas Insersi Kurikulum dan Naskah Akademik RUU Terkait Penyebaran Budaya LGBT
Bimwin Sumatra Barat Tembus 99,89 Persen, Tertinggi Nasional
Bimwin Sumatra Barat Tembus 99,89 Persen, Tertinggi Nasional






