Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Dirjen: Revitalisasi KUA Harus Ciptakan Penghulu Utama

Jakarta, Bimas Islam -- Revitalisasi KUA merupakan program prioritas Kementerian Agama yang bertujuan menjadikan KUA sebagai pusat layanan keagamaan. Dirjen Bimas Islam, Kamarudin Amin mengatakan, Revitalisasi KUA harus bisa mewujudkan penghulu-penghulu utama. Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Penguatan Kelompok Kerja (Pokja) Revitalisasi KUA, Kamis (8/6/23).
 
Ia mengatakan, seorang penghulu utama harus bisa mengatasi persoalan-persoalan  keluarga, seperti menekan angka perceraian dan pernikahan dini.
 
"Penghulu utama ini harus berkontribusi mengatasi dan memberi solusi terhadap persoalan keluarga yang terjadi di negeri ini," ujarnya.
 
Kamaruddin juga menegaskan, penghulu utama harus mampu menjadi konsultan masyarakat terkait persoalan keluarga, di samping dapat meningkatkan literasi masyarakat terhadap persoalan keluarga.
 
"Penghulu utama harus menjadi konsultan-konsultan keluarga. Harus memberikan pencerahan literasi masyarakat. Harus menjadi narasumber terkait dengan masalah keluarga," tegasnya.
 
Revitalisasi KUA ini, imbuh Dirjen, harus memberi dampak yang luas kepada masyarakat. Segenap stakeholder KUA harus langsung berperan memberikan solusi persoalan keagamaan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.
 
"Revitalisasi KUA ini harus benar memastikan bahwa seluruh ekosistem dalam proses bisnis layanan KUA ini semuanya berjalan baik dan terus ditingkatkan, agar dirasakan dampaknya oleh masyarakat," pungkasnya.
Related Hashtags:
#InfoNikah#KUA#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Inisial MSK · Tim Peliput
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua