Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Dorong Percepatan Program Vaksinasi Covid-19, Kemenag: Masjid Bisa Dijadikan Sentra Vaksinasi

Jakarta, Bimas Islam --- Untuk mendorong percepatan percepatan program vaksinasi di Indonesia, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kementerian Agama Moh. Agus Salim mengajak pengurus masjid untuk menjadikan masjid sebagai sentra vaksinasi Covid-19.

“Berdasarkan data di Sistem Informasi Masjid (Simas) per Rabu 4 Juli 2021 tercatat sebanyak 608.806 unit masjid dan musala di seluruh Indonesia. Jika semua masjid tersebut bisa dijadikan tempat vaksinasi, tentu akan sangat membantu memudahkan masyarakat melakukan vaksinasi,” kata Agus kepada bimasislam di Jakarta, Rabu (4/8).

Dikatakan Agus, masjid merupakan tempat yang dekat dengan masyarakat karena mudah ditemukan di setiap Kecamatan. Sehingga hal ini akan mendorong masyarakat untuk melakukan vaksinasi tanpa harus jauh-jauh.

“Kami berharap ketika ada jemaah atau masyarakat sekitar yang ingin melakukan vaksinasi Covid-19, mereka tidak perlu jauh-jauh naik angkutan umum, tapi cukup datang ke masjid setempat,” kata Agus.

Menurut Agus, saat ini banyak masyarakat yang mau vaksin tapi harus menempuh jarak yang cukup jauh dan antrean yang sangat padat.

“Negara kita ini sangat besar, jadi untuk menuntaskan program vaksinasi Covid-19 ini butuh dukungan dari semua elemen bangsa. Jangan sampai negara kita seperti Australia ketika warganya mau vaksin tapi harus menunggu antrean sampai beberapa bulan ke depan,” tandasnya.

(Anty)
Related Hashtags:
#InfoMasjid#BinaSyariah#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Bimas Islam
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua