Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Gelar Rakor 2022, Penghulu Diminta Berperan Aktif Ciptakan Kerukunan Umat Beragama

Kendari, Bimas Islam --- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara, Zainal Mustamin mengatakan, penghulu tidak hanya berkontribusi dalam membentuk keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, penghulu juga harus berperan aktif menciptakan kerukunan umat beragama.

Hal itu dikatakan Zainal pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) Organisasi Profesi Penghulu yang digelar oleh Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2022 di Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Jumat (7/1/2022).

Menurut Zainal, salah satu cara untuk menciptakan kerukunan umat beragama adalah penghulu berperan sebagai agen moderasi beragama. Sebab, moderasi beragama merupakan kunci terciptanya toleransi dan kerukunan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global.

“Moderasi beragama merupakan perekat antara semangat beragama dan komitmen berbangsa,” katanya.

Ia menegaskan, keberhasilan moderasi beragama dalam kehidupan masyarakat Indonesia harus dimulai dari komitmen dalam membangun keluarga. “Rukun dalam berkeluarga maka rukun lah Indonesia,” tegasnya.

Selain itu, kata Zainal, penghulu juga harus mampu memanfaatkan media sosial dan ruang publik sebagai sarana memberikan pemahaman dan pandangan moderat, dengan berbagai konten atau tulisan yang positif.

“Media sosial juga bisa dimanfaatkan dalam berdakwah, menyampaikan paham-paham keagamaan yang menyejukkan, bukan dakwah yang memancing amarah, ekstrem, maupun ujaran kebencian," ungkap Kakanwil.

Dikatakan Zainal, penghulu juga harus menahan diri ketika ada keributan di media sosial dan ruang publik. “Jangan sampai malah justru menyebarkan berita hoaks,” jelas Zainal pada Rakor yang dihadiri pengurus Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (Apri) se-Sulawesi Tenggara itu.

"Sebab selama ini perdebatan intern umat beragama baik di media sosial maupun di ruang publik, bukan berada pada substansi keagamaan, namun lebih kepada tafsir keagamaannya. Kita harus menjadi penengah semua golongan, memberi solusi, bukan menjadi masalah," pungkasnya.

(Anty)
Related Hashtags:
#Toleransi#ModerasiBeragama#KerukunanUmat#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Bimas Islam
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua