Semarang, bimasislam --- Ribuan Penyuluh Agama se Jawa Tengah sejak pagi (14/4) telah memadati area lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang. Mereka hadir dari berbagai daerah dalam rangka silaturahim dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
Kehadiran para Penyuluh Agama dengan memakai baju putih pun membuat area simpang lima menjadi memutih.
Antusiasme peserta silaturahmi dan tamu undangan terlihat sejak pagi. Meski demikian lalu lintas sekitar lokasi tampak terkendali dengan rekayasa lalin yang dilakukan oleh petugas kepolisian.
Presiden Jokowi sendiri akan didampingi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Selain itu, ulama sekaligus Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma'ruf Amin dijadwalkan akan memberikan tausiyah. Hadir pula Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin dan Direktur Penerangan Agama Islam Khoirudin.
Bagi para Penyuluh Agama, ini adalah moment bersejarah karena untuk pertama kali Presiden RI bertemu langsung dengan para Penyuluh Agama dalam acara khusus bertemakan silaturahmi.
Kegiatan silaturahim sendiri dilaksanakan atas kerjasama Kementerian Agama, Pemprov Jawa Tengah dan Kelompok Kerja Penyuluh.
Penulis: syamsuddin
Editor: nhkurniawan
Foto: bimasislam
Jokowi dan Penyuluh Agama Putihkan Simpang Lima Semarang
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSambut Hari Toleransi Internasional, Ada Nikah Akbar hingga Masjid Ramah Pemudik Nataru
Mengusung tema “Merawat Toleransi, Menguatkan Negeri”, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kerukunan umat beragama melalui dialog lintas iman, pemberdayaan masyarakat, penguatan keluarga, hingga layanan keagamaan yang inklusif.
Literasi Halal Kosmetik dan Peralatan Rumah Tangga Masih Rendah, Kemenag: Perlu Edukasi Masif
Survei Katadata Insight Center (KIC) tahun 2026 mencatat hanya 51,5 persen responden mengetahui kosmetik wajib bersertifikat halal. Sementara itu, pada kategori peralatan rumah tangga, angkanya hanya 14,5 persen.
Menyiapkan Bekal dan Mental sebelum Akad Pernikahan
Menyiapkan Bekal dan Mental sebelum Akad Pernikahan. Tanggal akad sudah disepakati. Gedung mulai dicari, warna busana diperdebatkan, daftar tamu bertambah setiap hari.






