Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Kakankemenag Aceh Besar Minta Pembangunan KUA SBSN Pertama Maksimal

Aceh Besar, Bimas Islam - – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Aceh Besar, Salman Arifin meminta pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA) pertama melalui pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di Aceh Besar bisa maksimal. Hal ini disampaikan Salman saat meninjau proses pembangunan KUA Darul Imarah.

“Sebagai KUA pertama yang dibangun dengan SBSN, kami meminta pembangunan KUA Kecamatan Darul Imarah dapat dilakukan dengan semaksimal mungkin. Apalagi, masa pelaksanaan tidak lama lagi berakhir,” kata Salman di Aceh Besar, Kamis (8/9).

Salman mengatakan, sebagai KUA SBSN pertama di Kabupaten Aceh Besar, KUA Darul Imarah akan menjadi role model. Dia mengatakan, Kecamatan Darul Imarah memiliki akses yang mudah dilalui, sehingga siapa pun akan melewati dan melihat bangunan KUA Darul Imarah.

“Mengingat Kecamatan Darul Imarah memiliki kemudahan akses dan sangat dekat dengan pusat provinsi, maka kita ingin menghadirkan KUA Darul Imarah sebagai pusat layanan keagamaan yang prima,” tuturnya.

Salman menambahkan, peninjauan pembangunan KUA Darul Imarah penting dilakukan sebagai bentuk pengawasan. Dia berharap, tidak muncul kabar negatif dalam proses pembangunan tersebut.

Selain KUA Darul Imarah, Salman mengatakan, pihaknya terus berupaya ada penambahan KUA SBSN, apalagi beberapa KUA Kecamatan di Aceh Besar kondisi bangunannya sudah tidak layak lagi. “Rata-rata dibangun pada tahun 1970-an. Jadi perlu ada peremajaan,” katanya.

(Rendi)
Related Hashtags:
#KUA#BinaSyariah#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Bimas Islam
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua