Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Kemenag Fokus Tingkatkan Kompetensi Amil untuk Pemberdayaan Dana Zakat

Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama berkomitmen meningkatkan kompetensi amil di seluruh Indonesia sebagai upaya memberdayakan potensi dana zakat di Indonesia. Hal tersebut dikatakan Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin saat menjadi pembicara Rakornas Baznas 2021, Minggu (04/04).

“Sesuai Rencana Strategis (Renstra) Bidang Zakat 2020-2024 ada program peningkatan kompetensi amil,” katanya.

Dirjen menjelaskan saat ini amil belum dianggap sebagai profesi bergengsi seperti karyawan BUMN, dosen, konsultan, dan sebagainya. Sehingga menjadi amil bukanlah pilihan profesi favorit bagi para pencari kerja.

“Terbatas dan rendahnya SDM amil, membuat potensi dan pemberdayaan dana zakat belum maksimal,” urainya.

Dirjen menargetkan program sertifikasi dijalankan selama 5 tahun sesuai Renstra Bimas Islam, dengan menggandeng Baznas, dan Forum Zakat. Waktu tersebut digunakan untuk dapat menargetkan semua amil.

“Sesuai Renstra yang telah dicanangkan, diharapkan sertifikasi terlaksana,” pungkasnya.

(Tommy)
Related Hashtags:
#Zakat#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Bimas Islam
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua