Jakarta, bimasislam --- Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran (LPMQ) Muchlis M Hanafi menyampaikan bahwa Kementeian Agama kini sudah memiliki font mushaf Alquran berstandar Indonesia.
“LPMQ bertugas mentashih setiap mushaf atau lembaran-lembaran yang berisi tulisan Alquran. Hari ini kita akan melaunching font mushaf Alquran berstandar Indonesia,” kata Muchlis Hanafi saat memberikan sambutan pada peluncuran font dan database mushaf alquran berstandar Indonesia, di LPMQ Taman Mini Indonesia Indah, Jum’at (04/05).
Dikatakan Muchlis, untuk mengembangkan program ini, Kemenag bekerjasama dengan Muslim Go, salahsatu aplikasi mobile penyedia layanan keagamaan dan panduan lengkap bagi muslim dunia. Bahkan, lanjut Muchlis, aplikasi ini juga dirilis pada negara-negara seperti Pakistan, China, dan India.
Marketing Manager Muslim Go Indonesia Jarot Utomo dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya melayani lebih dari sejuta pengguna aktif. “Kamilah satu-satunya perusahaan yang menggunakan font mushaf alquran standar Indonesia secara resmi bekerjasama dengan Kementerian Agama,” kata Jarot.
Muslim Go sudah dikenal merupakan fitur yang menyediakan layanan keagamaan seperti waktu sholat, arah kiblat, kalender hijriyah dan lainnya. “Kita sudah sama-sama tahu bahwa anak milenial banyak menghabiskan waktunya memeriksa akun-akun sosial media. Dengan merambah dunia digital, kami berharap generasi muda akan banyak belajar tentang Islam, utamanya belajar Alquran,” papar Jarot.
Disampaikan Jarot, Muslim Go adalah aplikasi multifungsi yang menyediakan panduan lengkap untuk Muslim di seluruh dunia. Peluncuran program ini juga menghadirkan Ustaz sekaligus pengusaha Yusuf Mansyur.
Sumber : kemenag.go.id
Penulis : M Arif Efendi
Editor : Khoiron
Kemenag Launching Font Mushaf Alquran Standar Indonesia
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSambut Hari Toleransi Internasional, Ada Nikah Akbar hingga Masjid Ramah Pemudik Nataru
Mengusung tema “Merawat Toleransi, Menguatkan Negeri”, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kerukunan umat beragama melalui dialog lintas iman, pemberdayaan masyarakat, penguatan keluarga, hingga layanan keagamaan yang inklusif.
Literasi Halal Kosmetik dan Peralatan Rumah Tangga Masih Rendah, Kemenag: Perlu Edukasi Masif
Survei Katadata Insight Center (KIC) tahun 2026 mencatat hanya 51,5 persen responden mengetahui kosmetik wajib bersertifikat halal. Sementara itu, pada kategori peralatan rumah tangga, angkanya hanya 14,5 persen.
Menyiapkan Bekal dan Mental sebelum Akad Pernikahan
Menyiapkan Bekal dan Mental sebelum Akad Pernikahan. Tanggal akad sudah disepakati. Gedung mulai dicari, warna busana diperdebatkan, daftar tamu bertambah setiap hari.






