Jakarta, Bimas Islam --- Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi menyampaikan ingin merangkul semua organisasi masyarakat (ormas) Islam apapun masa lalu ormas tersebut, asalkan mau bersama-sama membangun bangsa Indonesia.
Menag mengatakan bahwa dirinya mencontoh sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang merangkul semua pihak. Karena itu, sebagai Menag dirinya ingin merangkul semua ormas Islam apapun catatan mereka di masa lalu.
“Asal ormas-ormas Islam itu mau bekerja sama membangun bangsa, pasti dirangkul. Karena semua ormas Islam harus diajak dan dirangkul selama mau ikut bersama-sama membangun bangsa,” katanya saat menghadiri Rapat Pleno Dewan Pertimbangan MUI di Kantor MUI Pusat, Rabu (08/01).
Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI), Prof Din Syamsuddin menyampaikan, menag ingin merangkul seluruh elemen masyarakat dan ormas Islam. Siapapun mereka dan apapun masa lalunya yang penting sikap mereka ke depan.
Menurut Din Syamsuddin, sikap menag seperti ini adalah sikap kenegarawanan. Maka Wantim MUI memberikan apresiasi kepada menag yang ingin merangkul dan mengayomi serta melayani semua masyarakat Indonesia.
"Kita apresiasi Menteri Agama yang ingin merangkul, mengayomi, melayani semua, kan kita bagian dari masyarakat. Selama tetap dalam koridor gerakan itu, perjuangan mereka itu, siapapun dalam lingkaran dan lingkungan negara Pancasila," ujarnya. (Tommy/bimasislam)
Kemenag Rangkul Semua Ormas Islam
Baca Selanjutnya
Lihat semuaGelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.
Kemenag Dorong Beasiswa Zakat Terintegrasi di SatuBeasiswa, Cegah Pendanaan Ganda
Kemenag dan Kemdiktisaintek Perluas Akses Kuliah melalui SatuBeasiswa
Dari Sumpah ke Teladan: Pemuda sebagai Perekat Persatuan
Dari Sumpah ke Teladan: Pemuda sebagai Perekat Persatuan
Di Grup Kita Diam, di Japri Kita Panjang Bicara: Ada Apa?
Di Grup Kita Diam, di Japri Kita Panjang Bicara: Ada Apa?






