Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Manfaatkan UPQ Untuk Atasi Buta Aksara Qur'an

Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar menjawab hasil riset dari Hidayatullah yang menyatakan tingkat buta aksara Al-Qur'an di Indonesia mencapai 65 persen. Menurutnya, hal ini memang sebuah realita di lapangan yang menjadi tantangan bersama.
 
"Ini tentu adalah problem yang sangat serius dan memanggil kita semua, baik pemerintah maupun segenap pembina umat Islam, untuk dapat mengatasi buta aksara Al-Qur’an," jelas Fuad, pada Selasa (2/3).
 
Fuad mengatakan Kementerian Agama bisa memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan Al-Qur’an karena mereka mempunyai Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ), sehingga masyarakat bisa mengajukan apabila ingin belajar membaca Al-Qur’an. 
 
"Bahkan saat ini banyak sekali gerakan wakaf Qur'an baik perbankan syariah, ormas-ormas Islam, dan lembaga zakat. Sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak melakukan langkah konkrit mengatasi buta aksara Al-Qur’an yang angkanya masih cukup tinggi," lanjut Fuad.
 
Selain itu, Fuad menyampaikan Kementerian Agama juga telah melakukan sejumlah acara, seperti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ), Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ), Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ), dan acara semacamnya dalam rangka mendekatkan umat Islam dengan Al-Qur’an sebagai pedoman kehidupan.
 
"Tetapi di satu sisi, memang kita dihadapkan pada data-data masih banyak angka generasi muda yang masih buta aksara Al-Qur’an, dan ini menjadi tantangan bagi kita semua," tutupnya.

(Boy)

 
Related Hashtags:
#39#Zakat#Wakaf#MTQ#BinaSyariah#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Bimas Islam
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua