Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Masalah Sosial Diakibatkan Rapuhnya Ketahanan Keluarga

Jakarta, Bimas Islam --- Tingginya angka perceraian di Indonesia pada masa pandemi Covid-19 menjadi perhatian dari Kementerian Agama. Menurut data dari Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung, pada Januari-Agustus 2020 lalu jumlah angka perceraian di Indonesia mencapai 306.688 kasus.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar menilai meningkatnya angka perceraian di kalangan keluarga muslim menjadi cerminan rapuhnya kehidupan keluarga Indonesia.

"Rapuhnya ketahanan keluarga adalah masalah serius yang memerlukan respons secara tepat dan sistematis, terutama oleh para stakeholder yang menaruh perhatian terhadap masalah ini," terang Fuad pada Rabu (31/3).

Fuad mengemukakan masalah sosial seperti munculnya kenakalan remaja, kecanduan narkoba, penyimpangan perilaku, dan kelainan orientasi seksual pada anak, sebagian ditemukan berkaitan dengan pelarian dari persoalan dalam keluarga.

"Kebahagiaan dan kasih sayang bersama orangtua adalah sesuatu yang tidak bisa dibeli dan tidak tergantikan dengan apa pun," imbuhnya.

Fuad menambahkan penyebab konflik rumah tangga dan perceraian saat ini memiliki dimensi yang lebih kompleks dibanding di masa lampau, sehingga perlu mempunyai strategi yang sesuai dengan kondisi terkini.

"Maka dari itu, peran petugas KUA dan penyuluh keagamaan sangat diperlukan untuk mengatasinya sebagai garda terdepan pelayanan kepada masyarakat," tutupnya.

(Boy)
Related Hashtags:
#KUA#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Bimas Islam
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua