Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Menag Ajak Dai Muda Gelorakan Semangat Dakwah Salam dan Rahmat

Ciputat, Bimas Islam --- Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan bahwa semangat dakwah Nabi Muhammad Saw adalah salam (damai) dan rahmat (kasih sayang). Untuk itu, Menag mengajak para dai muda untuk meneladani dan menggelorakan semangat dakwah Nabi.

"Dakwah seperti ini perlu diarusutamakan. Islam yang damai dan menenangkan perlu didakwahkan," terang Menag saat berbicara pada Peringatan Hari Lahir ke-24 Forum Komunikasi Dai Muda Indonesia dan FKDMI Award 2020 di Pusdiklat Ciputat, Tangsel, Selasa (22/12).

Kegiatan ini mengangkat tema: "Ngaji Kebangsaan dan Resepsi Kebangkitan: Meneguhkan Dakwah Wasathiyah Rahmatan lil Alamin"

Hadir, Ketua FKDMI M Nur Huda beserta jajarannya, dan Direktur Deradikalisasi BNPT Irfan Aziz. Kegiatan ini diikuti para dai muda perwakilan FKDMI di wilayah Jabodetabek.

"Saya mengajak FKDMI menghadirkan kembali nilai dan semangat dakwah nabi yang penuh kasih dan damai, santun dan manusiawi, mengajak bukan membentak, mengkonstruksi bukan mendekonstruksi, serta menyatukan bukan memporakporandakan," pesan Menag.

Menurut Menag, kehadiran Nabi Muhammad untuk memperbaiki akhlak dan menebar rahmat. Misi ini menjadi substansi ajaran Islam. Nabi menegaskan bahwa keimanan dan keislaman seseorang juga ditentukan seberapa besar dia mampu menebarkan kasih sayang, kedamaian dan kemaslahatan bagi sesama.

"Orang Islam terbaik adalah yang paling bermanfaat bagi sesama," ujarnya.

"23 tahun berdakwah, Nabi tidak keluar dari semangat salam dan rahmat. Bahkan, dalam situasi perang sekalipun, prinsip ini dipegang teguh. Orang yang tidak bisa menyayangi, tak akan disayangi," sambungnya menyitir pesan Nabi.

Menag menambahkan, Nabi dalam dakwahnya juga sering mendapat serangan. Tapi Nabi tidak membalas perilaku keburukan dengan keburukan, melainkan dengan kasih sayang. "Saat Fathu (penaklukkan) Makkah, Nabi justru membebaskan semua penduduk Makkah," terangnya.

Menag berharap FKDMI menjadi pelopor dan motor penggerak dakwah yang menyejukkan dan mengasikkan. Umat perlu diberi pencerahan agar dapat menatap dan menata masa depan lebih baik. "Dakwah santun, umat cerdas, Indonesia maju," tutup Menag.

Ketua FKDMI M Nur Huda dalam laporannya menyampaikan bahwa anggota FKDMI umumnya adalah penyuluh agama Non PNS. Mereka menjadi ujung tombak FKDMI dalam dakwah Islam rahmatan lil alamin, termasuk ujung tombak Kemenag juga di daerah dalam memberikan pemahaman dan menguatkan moderasi beragama.

"Kami sering bersinergi dengan BNPT dalam penguatan pemahaman Islam rahmatan lil alamin," tandasnya.

(kemenag.go.id)
Related Hashtags:
#ModerasiBeragama#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Bimas Islam
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua