Jakarta, Bimas Islam --- Menteri Agama Fachrul Razi mengapresiasi dedikasi dan pengorbanan luar biasa yang dilakukan petugas medis. Mereka adalah para dokter dan perawat yang menangani pasien yang terindikasi kena wabah virus Korona (Covid-19) di seluruh rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang ada di Tanah Air.
“Para dokter dan perawat yang menjalankan tugasnya dalam situasi darurat seperti saat ini, adalah benar-benar pahlawan kemanusiaan tanpa tanda jasa. Mereka berbuat demi menyelamatkan nyawa manusia. Bahkan sebagian ada yang meninggal akibat
terpapar Covid-19 karena berinteraksi dengan pasien," terang Menag di Jakarta, Minggu (22/03).
"Menolong dan menyelamatkan nyawa manusia adalah perwujudan dari fungsi kehalifahan manusia. Semua agama pasti menganjurkan yang sama. Mereka menjalankan amanah sebagai khalifah di muka bumi. Kita semua wajib mengapresiasi, dan itu adalah ibadah yang sangat bernilai di mata Tuhan Yang Maha Esa,” sambungnya.
Menteri Agama lebih jauh meminta masyarakat dan umat beragama agar memercayakan penyelenggaraan jenazah pasien Covid-19 pada rumah sakit dan petugas medis yang telah punya standar penanganan yang aman. Namun, Menag juga mengingatkan para petugas yang mengurus jenazah agar tata cara penyelenggaraan jenazah menurut ajaran agama masing-masing tetap terpenuhi. Misalnya, untuk jenazah muslim tetap dimandikan, dikafani, dishalatkan, dan dikubur sebagaimana aturannya.
Dalam situasi darurat kesehatan sekarang ini, Menag mengajak umat beragama terus berikhtiar dan berdoa. Semoga Bangsa Indonesia memperoleh perlindungan dan pertolongan Tuhan. Lembaga pengelola dana sosial keagamaan agar memfokuskan programnya untuk penyelamatan kelompok rentan terdampak kondisi darurat ini. Misalnya, buruh, pekerja di sektor informal, penerima upah harian, dan warga miskin lainnya. Sehingga, kebutuhan pokok dan fisik minimal mereka tetap terpenuhi sebagaimana mestinya.
Ujian ini, kata Menag, diharapkan menguatkan kesadaran transedental umat beragama sebagai makhluk yang lemah di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa. "Mari jaga kesehatan diri, keluarga, lingkungan dan melindungi keselamatan bersama. Taati imbauan pemerintah yang pasti sudah disesuaikan dengan aturan agama, dan patuhi saran para ahli kesehatan," pungkasnya.
(kemenag.go.id)
Menteri Agama Apresiasi Dedikasi para Petugas Medis
Baca Selanjutnya
Lihat semuaGelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.
Kemenag Dorong Beasiswa Zakat Terintegrasi di SatuBeasiswa, Cegah Pendanaan Ganda
Kemenag dan Kemdiktisaintek Perluas Akses Kuliah melalui SatuBeasiswa
Di Grup Kita Diam, di Japri Kita Panjang Bicara: Ada Apa?
Di Grup Kita Diam, di Japri Kita Panjang Bicara: Ada Apa?
Dari Sumpah ke Teladan: Pemuda sebagai Perekat Persatuan
Dari Sumpah ke Teladan: Pemuda sebagai Perekat Persatuan






