Bogor, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Muhammadiyah Amin berharap, program literasi keagamaan yang sedang digalakkan Ditjen Bimas Islam menyentuh lapisan masyarakat paling bawah.
“Program literasi keagamaan harus menyentuh sampai lapisan masyarakat paling bawah, harus membumi”, harap Dirjen saat memberi arahan pada acara Temu Konsultasi Kepustakaan Islam di Bogor, (25/2). Kegiatan ini merupakan inisiasi dari Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah. Kali ini mengusung tema Literasi Pustaka Keagamaan dalam Moderasi Beragama.
Dikatakan Dirjen, kondisi literasi di Indonesia saat ini dalam kondisi krisis. Menurutnya, di era disrupsi masyarakat mulai meninggalkan buku sebagai bacaan utama dan lebih memilih mencari informasi seputar keagamaan melalui gawai atau smartphone.
Oleh karena itu, Dirjen meminta Subdit Kepustakaan untuk memperkuat literasi melalui media sosial. “Kepustakaan Islam harus diperkuat, program literasi harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat, apakah dalam bentuk media sosial atau literasi yang lain, yang penting bisa diimplementasikan dengan baik”, tegas Dirjen.
Dihadapan 90 peserta Temu Konsultasi Kepustakaan Islam Dirjen memberi apresiasi Subdit Kepustakaan Islam karena beberapa programnya mendapat sambutan hangat di masyarakat. “Saya senang dan terus memberi apresasi kepada Subdit Pustaka yang telah menerbitkan Buku Fikih Braile, Fikih Disabilitas dan Buku Fikih Gaul”, pungkas Dirjen.
Kegiatan Temu Konsultasi Kepustakaan Islam ini melibatkan para Kepala Seksi Kepustakaan Islam Kanwil Kemenag Propinsi, Pustakawan Perpustakaan Masjid Raya dan Agung Seluruh Indonesia, Penerbit Islam, dan penggiat kepustakaan Ormas Islam.
(as-ms/bimasislam)
Muhammadiyah Amin: Program Literasi Keagamaan Harus Membumi
Baca Selanjutnya
Lihat semuaGelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.
Kemenag Dorong Beasiswa Zakat Terintegrasi di SatuBeasiswa, Cegah Pendanaan Ganda
Kemenag dan Kemdiktisaintek Perluas Akses Kuliah melalui SatuBeasiswa
Dari Sumpah ke Teladan: Pemuda sebagai Perekat Persatuan
Dari Sumpah ke Teladan: Pemuda sebagai Perekat Persatuan
Di Grup Kita Diam, di Japri Kita Panjang Bicara: Ada Apa?
Di Grup Kita Diam, di Japri Kita Panjang Bicara: Ada Apa?






