Bandung, bimasislam --- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat melalui Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah menggelar "Pembinaan Manajemen Masjid Berbasis SIMAS" Tahun 2018 yang bertempat di Hotel Karang Setra Bandung, Selasa (10/4).
Kegiatan pembinaan yang dibuka langsung oleh Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat Muhammad Aldim ini bertujuan untuk menguatkan pelayanan masyarakat di bidang kemasjidan, khususnya dalam metode pemanfaatan teknologi di era kecanggihan digital.
"Pembinaan Manajemen Masjid dengan memaksimalkan pemanfaatan sistem informasi di era teknologi digital saat ini, sangatlah penting dan perlu, hal ini bagi kami merupakan metode layanan yang tak bisa lagi ditawar",ungkap Aldim.
Pada sessi materi inti Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Ditjen Bimas Islam Juraidi turut menjelaskan tentang salah satu fungsi masjid yaitu idarah atau pola organisasi dan manajemen. Menurut doktor ilmu Al-Qur'an ini layanan idarah kemasjidan harus diimbangi pula dengan perangkat sistem informasi, karena akan dapat menghasilkan layanan terbaik bagi masyarakat.
"Penerapan teknologi dalam layanan Kementerian Agama yang bersifat inovatif ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam akses informasi maupun kebutuhan ubudiyah lainnya", ujar Juraidi.
Pada kesempatan yang sama PIC SIMAS Ditjen Bimas Islam, Fakhri Affan, menambahkan bahwa kegiatan yang berlangsung selama dua hari (10-11/4) diharapkan dapat meningkatkan kualitas mutu manajemen dan layanan data bagi organisasi kemasjidan tidak hanya di level Jawa Barat, namun di level keseluruhan di tingkat nasional.
Hadir dalam kegiatan ini 50 orang peserta, terdiri dari para operator SIMAS, perwakilan Takmir Masjid se-Jawa Barat dan staf di lingkungan Kanwil Kemenag Jawa Barat.
Sumber: Fakhri Affan
Penulis : Syafaat
Foto : Fakhri Affan
Operator SIMAS Se Jawa Barat ikuti Pengelolaan Manajemen Data dan Layanan Kemasjidan Berbasis SIMAS
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSambut Hari Toleransi Internasional, Ada Nikah Akbar hingga Masjid Ramah Pemudik Nataru
Mengusung tema “Merawat Toleransi, Menguatkan Negeri”, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kerukunan umat beragama melalui dialog lintas iman, pemberdayaan masyarakat, penguatan keluarga, hingga layanan keagamaan yang inklusif.
Literasi Halal Kosmetik dan Peralatan Rumah Tangga Masih Rendah, Kemenag: Perlu Edukasi Masif
Survei Katadata Insight Center (KIC) tahun 2026 mencatat hanya 51,5 persen responden mengetahui kosmetik wajib bersertifikat halal. Sementara itu, pada kategori peralatan rumah tangga, angkanya hanya 14,5 persen.
Menyiapkan Bekal dan Mental sebelum Akad Pernikahan
Menyiapkan Bekal dan Mental sebelum Akad Pernikahan. Tanggal akad sudah disepakati. Gedung mulai dicari, warna busana diperdebatkan, daftar tamu bertambah setiap hari.






