Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

PAI Gunungwungkal: Politik Identitas Tak Berlaku di Desa Jrahi

Pati, Bimas Islam -- Di Desa Jrahi, Gunungwungkal, Pati, Jawa Tengah, politik identitas tidak berlaku dalam pemilihan pemimpin. Sosok calon pemimpin, termasuk Kepala Desa bukan didasarkan pada kesamaan agama, melainkan atas keyakinan pada sosok yang bisa membawa desa ke arah yang lebih maju.
 
Demikian disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Gunungwungkal, Wahyuni Ernawati kepada wartawan Bimas Islam, Rabu (19/7/2023).
 
“Politik identitas di sini tidak berlaku. Walau dari kelompok minoritas, seseorang bisa saja jadi Lurah. Pimpinan di sini bisa saja dari Muslim, Buddha, dan Kristen. Pemimpin dilihat dari kemampuan, bukan atas dasar agama,” ungkap Erna.
 
Ernawati juga mengajak masyarakat untuk tidak berlebihan dalam beragama, namun tetap tidak keluar dari ketentuan-ketentuan agama. "Beragamalah dengan ramah dan tidak berlebihan, tapi juga jangan mengabaikan ketentuan agama,” ungkapnya. 
 
Menurut Ernawati, bersikap ekstrem atas nama agama bisa berujung pada pelanggaran terhadap nilai-nilai luhur agama itu sendiri.
 
“Bersikap ekstrem dengan mengatasnamakan agama akan melanggar nilai-nilai luhur agama itu sendiri,” terangnya.
 
Diketahui, Desa Jrahi akan diresmikan sebagai KMB secara nasional pada 26 Juli mendatang.
Related Hashtags:
#KUA#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Inisial BA · Tim Peliput
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua