Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance
Berita
Jakarta, bimasislam— Musabaqah Hafalan al-Quran dan al-Hadis (MHQH) Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Suúd ke-6 Tingkat ASEAN dan Pasifik Kamis (26/3) pagi tadi dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Kegiatan rutin tahunan ini diselenggarakan atas kerjasama Kerajaan Saudi Arabia dengan Kementerian Agama RI.
 
Istana Wapres yang dijadikan tempat pembukaan acara dipenuhi ratusan orang dari berbagai kalangan. Selain beberapa pejabat eselon 1 dan 2 Kemenag, juga beberapa pejabat pada Atase Agama Kedutaan Saudi Arabia, rombongan Sultan bin Abdul Aziz, dan yang pasti para peserta MHQH perwakilan dari 12 negara, di antaranya Malaysia, Singapura, Brunei, Thailand, Filipina, Austria, Uzbekistan, Tajikistan, dan Indonesia sendiri sebagai tuan rumah.  
 
Dalam sambutannya Wapres menjelaskan, “Sebagai syiar Islam, acara ini diharapkan bisa menjaga keimanan dan  pemahaman yang baik pada umat”. Di tengah keprihatinan terhadap fenomena keberagamaan radikal oleh ISIS dan sejenisnya, maka acara seperti ini perlu terus dilakukan, imbuhnya. Apalagi, Indonesia sebagai mayoritas muslim.
 
Dalam kesempatan yang sama, Syekh Abdul Aziz juga menegaskan bahwa kegiatan MHQH ini bisa dijadikan sebagai counter atas berbagai ide dan gerakan yang menyimpang, sekaligus penegasan bahwa Islam itu rahmat bagi alam semesta. Itulah kenapa acara ini diadakan di Jakarta sebagai Negara muslim terbesar di dunia, ungkapnya.
 
Menteri Agama Lukman Hakim Saefudin selaku Panitia Penyelenggara MHQH ini menjelaskan, “Kegiatan seperti ini sesungguhnya bukan hanya momen silaturrahim, tetapi juga ikatan kebudayaan antara Arab Saudi dan Indonesia”. Bahkan dalam selorohnya Lukman mengungkapkan bahwasanya selama ada Masjidil Haram, maka hubungan kedua Negara tidak akan pernah putus hingga akhir zaman, yang disambut senyum manis para hadirin karena tidak boleh tepuk tangan. (edijun/foto:bimasislam)

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Info Penting • 2026-10-24 • 1 menit

SE Pelaksanaan Salat Istisqa

SE Pelaksanaan Salat Istisqa

Pemahaman Halal: Tekstual dan Kontekstual
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Opini • 2026-10-23 • 7 menit

Pemahaman Halal: Tekstual dan Kontekstual

Oleh: M Fuad Nasar* Secara harfiah, halal adalah istilah bahasa Arab yang berarti boleh, diizinkan, atau tidak dilarang. Istilah ini telah menjadi kata…