Semarang, bimasislam --- Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin menghadiri Silaturahim Penyuluh Agama Provinsi Jawa Tengah bersama Presiden RI Jokowi di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Sabtu (14/04).
Presiden Jokowi didampingi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat silaturahmi berlangsung. Selain itu, ulama sekaligus Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma'ruf Amin memberikan tausiyah kepada para Penyuluh yang hadir.
Pada kegiatan ini juga dilaksanakan pembacaan "Ikrar Penyuluh Agama" untuk menjaga NKRI oleh seluruh Penyuluh yang hadir, dimana naskah ikrar tersebut diserahkan kepada Dirjen Bimas Islam oleh para perwakilan Pokjaluh.
Penyuluh Agama yang hadir sebanyak 5711 orang, merupakan Penyuluh Agama se Jawa Tengah, baik itu Penyuluh Agama Islam, Penyuluh Agama Kristen, Penyuluh Agama Katolik, Penyuluh Agama Hindu, Penyuluh Agama Buddha dan Penyuluh Agama Khonghucu, serta perwakilan Pokjaluh seluruh Indonesia.
Hadir pula pada acara ini Mensesneg Pratikno, Plt Gubernur Provinsi Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Direktur Penerangan Agama Islam Khoirudin dan para pejabat dilingkungan Kementerian Agama, serta dilingkunganpemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Penulis : nhkurniawan
Editor : syam
Foto : bimasislam
Penyuluh Agama Provinsi Jawa Tengah Baca Naskah Ikrar
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSambut Hari Toleransi Internasional, Ada Nikah Akbar hingga Masjid Ramah Pemudik Nataru
Mengusung tema “Merawat Toleransi, Menguatkan Negeri”, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kerukunan umat beragama melalui dialog lintas iman, pemberdayaan masyarakat, penguatan keluarga, hingga layanan keagamaan yang inklusif.
Literasi Halal Kosmetik dan Peralatan Rumah Tangga Masih Rendah, Kemenag: Perlu Edukasi Masif
Survei Katadata Insight Center (KIC) tahun 2026 mencatat hanya 51,5 persen responden mengetahui kosmetik wajib bersertifikat halal. Sementara itu, pada kategori peralatan rumah tangga, angkanya hanya 14,5 persen.
Menyiapkan Bekal dan Mental sebelum Akad Pernikahan
Menyiapkan Bekal dan Mental sebelum Akad Pernikahan. Tanggal akad sudah disepakati. Gedung mulai dicari, warna busana diperdebatkan, daftar tamu bertambah setiap hari.






