Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Peran Aktif Penyuluh Agama Islam dalam Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY

Yogyakarta, Bimas Islam --- Untuk mewujudkan  Indonesia  terbebas Covid-19, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberikan pelayanan pendampingan keagamaan di beberapa tempat karantina  diantaranya di Balai Diklat DIY dan di hutan Wanagama  Wonosari Gunung Kidul.
 
Melibatkan Penyuluh Agama Islam, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY secara aktif melakukan pendampingan masyarakat, dengan bekerja sama instansi Pemerintah DIY.
 
Adalah Wahyu Hasanah dan Nurhaj Syariffah, Penyuluh Agama Islam DIY dengan secara ikhlas mewakafkan dirinya untuk menjadi petugas bimbingan mental melalui bahasa agama.
 
Keterlibatan Penyuluh Agama Islam dalam  Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY di mulai sejak bulan Mei 2020. Dilibatkannya Penyuluh Agama Islam dimulai pada pemberian semangat pagi setelah olahraga pagi.
 
Dengan Hadirnya Penyuluh Agama Islam dalam Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY tersebut, menjadikan pasien reaktif Covid-19 dapat menjalani masa karantinanya di Balai Diklat dan Hutan Wanagama dengan lebih tenang bersemangat, nyaman, dan secara tidak langsung dapat menumbuhkan imunitas dalam dirinya, sehingga proses penyembuhannya lebih cepat.
 
Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY merasa sangat terbantu  dan diringankan tugasnya oleh Penyuluh Agama Islam yang terlibat,  karena saat menunggu hasil Swab para pasien menjalani masa karantina secara menyenangkan.
 
Dalam menjalani tugasnya, Penyuluh Agama Islam DIY menggunakan Alat Pengaman Diri yang disediakan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19  DIY, agar para Penyuluh Agama Islam yang terlibat lebih aman nyaman dalam menjalankan tugasnya. Penyuluh Agama Islam merasa nyaman, Pemerintah terbantu tugasnya dan keluarga yang dirumah juga aman.
 
Penyuluh Agama Islam adalah bagian penting dalam proses penyembuhan pasien reaktif Covid-19, dikerenakan bimbingan dan penyuluhan yang diberikan dapat memberikan  ketenangan.
 
“Kepanikan adalah separuh penyakit, Ketenangan adalah separuh obat, dan Kesabaran adalah permulaan kesembuhan” (Ibnu Sina).
 
(PAI DIY/bimasislam)

Baca Selanjutnya

Lihat semua