Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Sekjen Pimpin Delegasi SOM Indonesia di Brunei

Brunei, bimasislam --- Senior Officers MABIMS (SOM) kembali digelar. Kali ini,  gelaran SOM ke-43 berlangsung di Brunei Darussalam. 

SOM akan berlangsung mulai dua hari,  13 - 14 November 2018. Kegiatan ini diikuti pejabat setingkat Eselon I dari Kementerian yang mengurus persoalan keagamaan. Untuk delegasi Indonesia,  SOM dipimpin oleh Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan. 

Selain Sekjen,  ikut dalam delegasi Indonesia terdiri dari Dirjen Bimas Islam, Kepala Balitbang-Diklat,  Seditjen Pendidikan Islam,  Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah,  dan sejumlah pejabat eselon II lainnya. 

Ditemui jelang pembukaan SOM, M Nur Kholis menjelaskan bahwa ada tiga agenda penting yang akan dibahas dalam SOM,  yaitu: moderasi beragama,  pengembangan pendidikan Islam,  dan penanggalan hijriyah. 

"Delegasi Indonesia akan menyuarakan gerakan moderasi beragama di tingkat Asia Tenggara,  khususnya anggota MABIMS," terang Sekjen, Selasa (13/11).

"Kami juga akan berbagi pengalaman dengan delegasi lainnya dalam pengembangan pendidikan agama di pesantren dan madrasah," sambungnya. 

Terkait penanggalan,  lanjut M Nur Kholis, SOM akan merumuskan sejumlah kriteria yang bisa menjadi titik persamaan antar negara dalam penentuan kalender hijriyah. 

"Hasil SOM akan dibawa ke tingkat MABIMS,  yaitu pertemuan Menteri-Menteri Agama Brunei Darussalam,  Indonesia,  Malaysia,  dan Singapura," tuturnya. 

"Pertemuan MABIMS berlangsung pada 15 November mendatang. Menag Lukman Hakim Saifuddin dijadwalkan akan hadir pada pertemuan tersebut," tandasnya.

Sumber : kemenag.go.id
Penulis : Khoiron
Editor : Khoiron

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Berita · 26 Okt 2026

Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony.  Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.