Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Tenaga Ahli Menag: Konten Keagamaan Variatif Mudah Diterima Publik

Jakarta, Bimas Islam --  Konten keagamaan yang variatif akan lebih mudah diterima publik.
 
Hal itu diungkapkan Tenaga Ahli Menteri Agama, Hasanuddin Ali saat menjadi narasumber pada kegiatan Pembinaan Penyuluh Agama Islam (PAI) Millenial di Jakarta, Kamis (20/7/2023).
 
“Konten-konten keagamaan yang kita buat diupayakan beragam. Jangan terlalu monoton, baik dari sisi desain maupun isi,” ungkapnya.
 
Menurutnya, konten yang variatif akan ditemukan oleh algoritma di media sosial.
 
“Usahakan konten keagamaan ditemukan algoritma media sosial. Jika konten tersebut ditemukan oleh algoritma, maka ia berpeluang menjadi trending topic,” terangnya.
 
“Ketika membuat konten keagamaan tetapi tidak ditemukan oleh algoritma, maka kita seperti membuang cincin di tengah padang pasir yang sulit ditemukan,” sambung Hasanuddin Ali.
 
Hasanuddin Ali mempertegas, konten keagamaan sebaiknya dikemas dengan dua cara, yaitu serius dan receh.
 
“Kita boleh mengemas konten yang serius untuk para intelek dan akademisi. Tetapi, kita juga mesti mengemas konten yang receh untuk mereka yang masuk kategori generasi milenial dan Gen Z,” tuturnya.
 
Terakhir, Hasanuddin Ali mengajak PAI milenial untuk menjaga marwah Kementerian Agama.
 
“Wajah Kemenag di ruang publik tidak boleh tampak tua, sebaiknya tampak muda. Yang bisa menampilkan wajah Kemenag tampak muda itu adalah PAI milenial, sebab PAI milenial memiliki jiwa inovatif dan kreatif,” pungkasnya.
Related Hashtags:
#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Inisial WCP · Tim Peliput
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua