Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Tutup Rakernas, Wamenag Uraikan Tiga Titik Pijak Moderasi Beragama

Jakarta, Bimas Islam --- Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi menegaskan urgensi moderasi beragama bagi bangsa Indonesia. Wamenag mengungkapkan setidaknya ada tiga titik pijak moderasi beragama.

“Titik pijak ini akan membawa kita pada desain besar tentang pemantapan pelaksanaan program moderasi beragama,” ujar Zainut saat memberikan sambutan sekaligus menutup Rakernas, Jumat (31/01).

Wamenag mengatakan bahwa titik pijak pertama adalah tema pembangunan. “Era kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wapres KH. Ma’ruf Amin menetapkan bahwa tema pembangunan saat ini adalah Indonesia maju yg berdaulat, mandiri dan berkepribadian, berlandaskan gotong royong,”imbuhnya.

“Menuju pengejawantahan tema pembangunan tersebut beranjaklah kita pada titik pijak kedua yaitu tujuh agenda pembangunan,” tutur Wamenag.

Wamenag Zainut menguraikan tujuh agenda pembangunan, antara lain: memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan kualitas dan berkeadilan, mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan, meningkatkan SDM berkualitas dan berdaya saing, revolusi mental dan pembangunan kebudayaan, memperkuat infrastruktur dlm mendukung pengembangan ekonomi dan layanan dasar, membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan keluarga berencana dan perubahan iklim, memperkuat stabilitas politik, hukum, pertahanan dan keamanan serta transformasi pelayanan publik.

“Kementerian Agama dapat berperan penting di seluruh agenda pembangunan dengan satu mantra yaitu agama,” tuturnya.

Akan tetapi, Wamenag Zainut kembali mengingatkan agar Kemenag dapat menjadikan revolusi mental pembangunan kebudayaan sebagai skala prioritas agar dapat berperan lebih optimal untuk kepentingan masyarakat.

“Sebagai titik pijak ketiga, revolusi mental harus kita pahami sebagai sebuah gerakan kebudayaan yang berkedudukan penting,” ujar Wamenag.

Menurutnya, revoluasi mental mengandung nilai-nilai yang meliputi integritas, etos kerja dan gotong royong yang merupakan nilai luhur bangsa Indonesia.

“Dengan memahami tiga titik pijak di atas, maka moderasi beragama merupakan komponen penting demi terwujudnya visi Indonesia, yakni Indonesia maju,” pungkasnya

Sumber : kemenag.go.id
Penulis : Didah
Editor : Khoiron

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Berita · 26 Okt 2026

Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony.  Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.