Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Zakat Miliki Peran Tangkal Paham Keagamaan Bermasalah

Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor mengatakan zakat memiliki peran dalam menangkal paham keagamaan bermasalah yang bersumber dari kesenjangan ekonomi. Sebab menurutnya upaya menangkal paham bermasalah tidak lepas dari pengentasan kemiskinan lewat distribusi zakat yang tepat.

“Paham keagamaan bermasalah bisa muncul dari faktor ekonomi dan kesenjangan sosial, ketika kebutuhan umat terpenuhi Insya Allah tidak akan tergoda mengikuti paham bermasalah,” katanya saat ditemui di Kantor Kementerian Agama Jalan MH. Thamrin No. 6, Selasa (23/03).

Direktur menyatakan persoalan terkait kemiskinan yang dihadapi negara berkembang bisa berkurang jika organisasi pengelola zakat mengalokasikan penerimaan zakat untuk program-program human security dan social security.

Namun, saat ini potensi zakat yang bisa dikelola belum seutuhnya terserap oleh lembaga pengelola resmi. Di Indonesia misalnya, baru 3,5 persen atau Rp 8 triliun zakat yang dikelola dari total potensi sebesar Rp 252 triliun.

“Pencapaian yang ada sekarang masih sangat jauh dari apa yang kita harapkan, jadi perlu ditingkatkan,” ujarnya.

Tarmizi berharap optimalisasi zakat perlu ditopang melalui regulasi yang kuat serta sistem pengumpulan dan distribusi zakat yang tepat.

(Tommy)
Related Hashtags:
#Zakat#Wakaf#KUA#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Bimas Islam
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua