Direktur Jenderal Bimas Islam, Muhammadiyah Amin, menegaskan pentingnya perencanaan pelaksanaan program. Menurutnya, perencanaan yang baik berdampak terhadap ketepatan pelaksanaan program, sehingga tidak terjadi penumpukan kegiatan di akhir tahun anggaran. Karena itulah, Dirjen mengajak seluruh pejabat Bimas Islam untuk memastikan jadwal pelaksanaan kegiatan tersusun secara baik dan terukur.
“Kami akan pastikan semua kegiatan Bimas Islam tepat waktu dan terlaksana secara baik. Karena itulah kita perlu menyusun perencanaan, meningkatkan koordinasi antar unit dan melaksanakan secara baik dan benar,” ungkapnya saat memberikan sambutan.
Muhammadiyah Amin mengingatkan pentingnya serapan anggaran yang disertai kualitas program. Bimas Islam saat ini tengah menggenjot kualitas layanan publik yang cepat dan mudah. Di sisi lain, penguatan peran KUA dan penyuluh merupakan program prioritas Bimas Islam. Karena itulah, seluruh unit agar dapat merencanakan program yang akan menunjang kualitas layanan publik dan penguatan peran KUA dan penyuluh agama Islam.
Disinggung perihal masih bergabungnya pencairan Direktorat KUA dengan Direktorat Urais dan Binsyar, Muhammadiyah berpesan agar koordinasi antar dua direktorat ditingkatkan sehingga program kerja dan serapan dapat berjalan sesuai rencana.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Mohsen, menyambut baik inisiatif pelaksanaan rapat pimpinan yang akan dilaksanakan secara rutin. Menurutnya, rapim ini sangat penting dalam memecahkan berbagai hambatan yang seiring mengganggu pelaksanaan program.
“Kami sarankan agar hari Senin dan Selasa kita optimalkan untuk rakor internal. Ini penting untuk menggenjot realisasi anggaran dan berbagai hambatannya.” Pungkasnya.
(Jaja Zarkasyi-Syamsuddin/foto:bimasislam)






