Pembukaan STQ Nasional XXIV Berlangsung Meriah

Tarakan, bimasislam— Seremoni pembukaan Seleksi Tilawati Quran (STQ) Nasional XXIV di Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara berlangsung meriah. Ribuan masyarakat Kota Tarakan dan sekitarnya memadati arena utama pembukaan, Islamic Center Masjid Baitul Izzah, yang merupakan kebanggaan warga Tarakan. 
 
Perhelatan STQ Nasional XXIV secara resmi dibuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Sabtu (15/7). Sebelumnya, Menag telah melantik Dewan Hakim yang akan menjadi juri pada hajatan akbar tersebut. STQ Nasional di Kota Tarakan ini  diikuti 460 orang peserta dari 34 Provinsi seluruh Indonesia. 
 
Pembukaan STQ diawali dengan performance tarian yang ditampilkan secara rampak dengan mengambil alur cerita dari kisah Umar Bin Khatab yang dimainkan 150 pelajar se Kota Tarakan. Hadir Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambri dan Jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Perwakilan Pemerintah Provinsi masing-masing kafilah STQ, Plt Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, Pejabat Eselon II Kementerian Agama, Kakanwil Kementerian Agama Se Indonesia, serta official dan peserta.  
 
Pembukaan yang meriah tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Agama sebagai model perpaduan yang harmonis antara nilai-nilai Islam dan kesenian.
 
“Apalagi itu diperagakan oleh adik-adik kita, anak-anak kita siswa-siswi SMA. Ini juga sebagai cara bagaimana menumbuhkembangkan nilai-nilai baik melalui budaya,” ujarnya.
Menag menambahan, sebagai provinsi termuda, Kalimantan Utara mampu dan tidak kalah dengan provinsi lainnya dalam menyelenggarakan perhelatan nasional.
 
Perlombaan pada rangkaian STQ Nasional XXIV tahun 2017 akan berlangsung mulai dari tanggal 16 hingga 22 Juli 2017. Arena utama event dua tahunan itu dipusatkan di Islamic Center Masjid Baitul Izzah Kota Tarakan, selain juga di gelar di venue lain seperti Masjid Daarussa’adah, Masjid At-Taqwa, dan Masjid al-Ma’arif.
 
(sigit/bimasislam/kemenag.go.id)
 

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Ada RISE dan KOSMIN untuk Perluas Akses Keagamaan Teman Tuli
Berita · 26 Okt 2026

Ada RISE dan KOSMIN untuk Perluas Akses Keagamaan Teman Tuli

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam Kemenag menyiapkan Ruang Inklusif dan Setara (RISE) dan pengembangan Kosa Isyarat Keislaman Indonesia (KOSMIN) untuk mempermudah akses penyandang disabilitas, khususnya teman tuli, terhadap pemahaman ajaran Islam.

Bagaimana Ijtihad Ulama Berperan dalam Penetapan Status Halal Produk?
Berita · 26 Okt 2026

Bagaimana Ijtihad Ulama Berperan dalam Penetapan Status Halal Produk?

Menurut Fuad, bahan konsumsi dan produk pangan olahan berpotensi masuk kategori syubhat apabila asal-usul dan proses pengolahannya tidak dapat dipastikan. Ia menjelaskan, fatwa halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi dasar bagi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam menerbitkan sertifikat halal.