Wakili Menag, Muhammadiyah Amin, Apresiasi Program Rutin Istiqlal Berbagi

Jakarta, bimasislam—Memasuki Jum’at ketiga bulan Ramadan kali ini (16/06/2017), Masjid Istiqlal  tampak lebih penuh dari biasanya, seiring kehadiran para jamaah cilik yang terdiri dari 1000 anak yatim asal beberapa Panti Asuhan di wilayah Ibukota.  
 
Program amaliyah sosial Ramadan 1438 H yang bertemakan “Istiqlal Berbagi” ini diisi dengan memberikan santunan kepada 1000 anak yatim.
Dalam laporannya, Wakil Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI), Bahrul Hayat, mengucapkan rasa terima kasih kepada segenap pihak yang berkenan memberikan santunan kepada 1000 anak yatim di bulan Ramadan tahun ini.
 
“Melalui program Istiqlal Berbagi Ramadan tahun ini, kami mewakili Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama dan turut berkenan memberikan bantuan, diantaranya Bank BNI, Menteri Sosial, dan Kementerian ESDM, terang Bahrul.
 
Menyambut program tersebut, Menteri Agama Republik Indonesia, yang diwakili oleh Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal. Amin menilai bahwa Program Santunan Anak Yatim yang rutin diselenggarakan oleh Masjid Istiqlal ini seyogyanya dapat terus dilanjutkan.
 
“Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Badan Pengelola Masjid Istiqlal atas terselenggaranya Program Santunan 1000 anak yatim ini. Semoga program mulia yang rutin digelar oleh Masjid Istiqlal ini pula dapat terus dilanjutkan, tidak sebatas pada bulan Ramadan saja, namun juga dapat dilaksanakan dan menjadi tradisi kita pada bulan-bulan yang lain,  demikian Muhammadiyah Amin.
 
Menurut Amin, Bulan Ramadan adalah momentum berharga bagi Umat Islam seluruhnya tidak hanya sekadar untuk meningkatkan kapasitas ruhiyyah, melainkan juga untuk melatih rasa kepedulian dengan sesama. Karena, lanjut Amin, kepeduliaan itu nantinya dapat mewujud dalam aksi kebaikan seseorang yang diberikan kepada orang lain melebihi dirinya sendiri, yang biasa disebut pula dengan “itsar” atau popular dengan “altruisme”.
 
Hadir dalam penyerahan simbolis kepada 1000 anak yatim di masjid Istiqlal itu, diantaranya, Prof. Dr. KH. Nasarudin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal, Khofifah Indar Parawansa, Menteri Sosial, Yudi Rinaldi Wakil Direktur BNI dan Perwakilan dari Kementerian ESDM.
 
(Syafaat/bimasislam)

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Berita · 26 Okt 2026

Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony.  Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.

Ada RISE dan KOSMIN untuk Perluas Akses Keagamaan Teman Tuli
Berita · 26 Okt 2026

Ada RISE dan KOSMIN untuk Perluas Akses Keagamaan Teman Tuli

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam Kemenag menyiapkan Ruang Inklusif dan Setara (RISE) dan pengembangan Kosa Isyarat Keislaman Indonesia (KOSMIN) untuk mempermudah akses penyandang disabilitas, khususnya teman tuli, terhadap pemahaman ajaran Islam.

Bagaimana Ijtihad Ulama Berperan dalam Penetapan Status Halal Produk?
Berita · 26 Okt 2026

Bagaimana Ijtihad Ulama Berperan dalam Penetapan Status Halal Produk?

Menurut Fuad, bahan konsumsi dan produk pangan olahan berpotensi masuk kategori syubhat apabila asal-usul dan proses pengolahannya tidak dapat dipastikan. Ia menjelaskan, fatwa halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi dasar bagi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam menerbitkan sertifikat halal.