Padang, Bimas Islam --- Subkoordinator Pemetaan dan Pendataan Wilayah Dakwah Subdit Dakwah dan HBI, Nofiarti mengatakan, sebanyak 225 penceramah agama Islam se-Sumatera Barat terdata di aplikasi Ustadzkita.
"225 penceramah tersebut merupakan dai-daiyah yang telah mengikuti Bimbingan Teknis Penguatan Kompetensi Penceramah Agama Islam dari tahun 2021," ujar Nofi pada acara Pengembang Pengolah Data Dakwah di Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (22/6/22).
Menurut Nofi, aplikasi yang diluncurkan sejak tahun 2021 itu merupakan media untuk mendata penceramah agama Islam di seluruh Indonesia.
"Kami ingin semua penceramah agama Islam berada dalam satu ekosistem untuk memudahkan masyarakat mendapatkan layanan keagamaan," jelasnya.
Nofi mengatakan, perkembangan digital saat ini adalah sebuah keniscayaan. Sehingga, menjadi tantangan bagaimana memanfaatkan teknologi tersebut untuk mengisi ruang-ruang dakwah di tengah masyarakat.
Dia berharap, aplikasi ini menjadi sarana memperluas jangkauan dakwah, serta menjawab tantangan era digital.
"Insyaallah dalam waktu dekat aplikasi ini akan segera kami luncurkan di playstore dan appstore agar bisa digunakan oleh seluruh masyarakat," pungkasnya.
Kegiatan tersebut diikuti 65 peserta dari unsur admin dan pengolah data perwakilan Kemenag Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat itu,
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



