Jakarta, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin mengajak masyarakat untuk saling membantu di bulan Ramadan. Menurutnya, saling membantu yang merupakan manifestasi sikap dermawan merupakan salah satu amalan utama Nabi Muhammad di bulan Ramadan.
"Ramadan merupakan bulan yang paling tepat untuk berderma, berinfak, dan bersedekah. Jadikan Ramadan sebagai momentum refleksi menjadi pribadi yang bertakwa dengan membantu orang yang tidak mampu," ungkap Dirjen dalam Ceramah Ramadan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (4/4/22) malam.
Dirjen menjelaskan, Rasulullah Saw merupakan sosok yang paling dermawan, dan menjadi lebih dermawan ketika bulan Ramadan. "Kedermawanan Nabi merupakan uswatun hasanah, contoh baik yang patut kita teladani," ajaknya.
Pada bulan Ramadan, terangnya, umat Islam diwajibkan berpuasa berupa menahan makan dan minum. Menurutnya, perasaan lapar dan dahaga yang dialami orang berpuasa merupakan latihan jiwa untuk melahirkan kepekaan terhadap sesama.
"Ramadan melatih kita untuk merasakan penderitaan orang miskin, merasakan kehadiran Allah, merasakan laparnya orang-orang yang setiap hari kelaparan," ungkapnya.
"Mari bersama memitigasi dan membantu orang yang lapar sebagai wujud meneladani Rasulullah yang sangat dermawan, senang berderma, memberikan infak, dan senantiasa bersedekah," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Gemah Asri KUA Gedebage, Dirjen Bimas Islam Ajak Berubah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Bandung, Bimas Islam == Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terus mendorong percepatan transformasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik…



