Kasubdit Bina Keluarga Sakinah, Agus Suryo Suripto, menegaskan pentingnya persiapan bagi calon pengantin, terutama dengan meningkatnya angka pernikahan pasca Lebaran.
"Peningkatan angka pernikahan pasca Lebaran merupakan fenomena yang biasa terjadi di Indonesia. Oleh karena itu, Bimas Islam merasa penting untuk menyiapkan fasilitator yang profesional dan berkualitas guna memberikan pembekalan kepada para calon pengantin," ujarnya, Sabtu (30/3).
Suryo mengungkapkan, para fasilitator diharapkan dapat menyampaikan lima pilar keluarga sakinah sebagai fondasi untuk membangun keluarga harmonis. Pertama, suami dan istri meyakini bahwa dalam perkawinan mereka adalah berpasangan (zawaj); kedua, memegang teguh perkawinan sebagai janji yang kokoh (mitsaqan ghalizhan); ketiga, saling memperlakukan pasangan secara bermartabat (mu’asyaroh bil-ma’ruf); keempat, menyelesaikan masalah keluarga melalui musyawarah; dan kelima, saling rida bahwa rida Allah pada mereka tergantung rida suami/istrinya.
Agus Suryo Suripto juga berharap, Bimtek ini dapat memberi pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai dan komitmen dalam membangun rumah tangga yang harmonis.
"Dengan demikian, diharapkan akan tercipta generasi penerus yang tangguh dan berakhlak mulia," pungkasnya.
Msk/Mr



